Connect With Us

Satu Orang Luka Serius Akibat Tawuran Pelajar di Curug

Mohamad Romli | Jumat, 19 Oktober 2018 | 23:57

Korban tawuran pelajar di Curug, Kabupaten Tangerang terbaring di RS Hermina, Bitung, Jumat (19/10/2018). (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Satu orang mengalami luka bacok saat terjadi tawuran pelajar antara SMK Mandiri Panongan dengan SMK Yupentek 2 Curug, di Jalan Raya STPI KM. 5,5, Kampung Candu RT 01/07, Kelurahan Curug Kulon,  Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (18/10/2018) petang.

MA, remaja putus sekolah dari SMK Mandiri Panongan harus dilarikan ke RS Hermina, Bitung karena mengalami sejumlah luka bacok serius di tangan dan kakinya.

Tim Vipers Polsek Curug pun langsung memburu para pelaku pembacokan tersebut dan berhasil mengamankan lima orang pelaku yang tercatat sebagai pelajar SMK Yupentek 2 Curug, Jumat (19/10/2018).

Kanit Reskrim Polsek Curug, Iptu Totok Riyanto kepada TangerangNews.com mengatakan kelima pelajar yang diamankan tersebut adalah DA, 16, DO, 16, RE, 16, SA, 16 dan IR, 16.

"Para tersangka membacok korban dengan senjata tajam dan kayu sehingga korban mengalami luka serius," ungkapnya, Jumat (19/10/2018).

Lanjut Totok, para pelaku beserta barang bukti diamankan pihaknya ditempat berbeda. Sementara pemicu tawuran tersebut karena terjadi keributan saat dua sekolah tersebut melakukan pertandingan futsal pada Rabu (17/10/2018).

"Kemudian kedua kelompok pelajar itu sepakat akan melakukan tawuran, mereka janjian lewat handphone bertemu di depan SPBU gita, Desa Curug Wetan, Curug," beber Totok.

Rupanya kedua kelompok pelajar itu menepati janjinya sehingga tawuran tersebut pun terjadi. Polisi yang mendapatkan laporan dari masyakarat pun langsung terjun ke lokasi untuk melerai aksi kekerasan mereka. 

Tidak hanya petugas Kepolisian, lanjut Totok, warga setempat pun merasa geram dengan peristiwa tersebut. Warga pun turut memburu para pelajar sehingga berhasil mengamankan 8 orang dan digelandang ke Mapolsek Curug beserta barang bukti tiga senjata tajam yang tertinggal di lokasi.

"Sementara korban luka bacok langsung dilarikan ke RS Hermina untuk mendapatkan pertolongan medis," jelasnya.

Kini, kelima pelaku pembacokan itu diamankan di Mapolsek Curug beserta barang bukti 7 senjata tajam yang digunakan pelaku dalam tawuran tersebut.(RMI/HRU)

HIBURAN
6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:14

Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill