Connect With Us

Warga Bakar Motor Pencuri Hewan di Panongan

Maya Sahurina | Rabu, 24 Oktober 2018 | 22:00

Warga Desa Ranca Hiu, Kecamatan Panongan membakar sepeda motor milik pelaku pencurian hewan ternak milik warga, Rabu (24/10/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Warga  Desa Ranca Hiu, Kecamatan Panongan, menangkap seorang pria karena diduga mencuri hewan ternak milik warga, Rabu (24/10/2018) sore.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu menjadi sasaran amuk massa. Bahkan, sepeda motor pelaku pun hangus dibakar.

Menurut salah satu warga setempat Nurdin, pria diduga pelaku tersebut telah terlihat di lapangan di desa setempat sekitar pukul 15.00 WIB, dengan tingkah laku yang mencurigakan yakni selalu melihat situasi ke 4 kambing tersebut.

“Dia dari siang sudah ada disitu, nah pas sore ini pukul 17.00 WIB warga memang sudah mencurigai dia (diduga pelaku). Kan akhirnya dia bener mau bawa kabur kambing itu, saat mau bawa kabur pemilik kambing itu langsung nangkep dia dan teriak maling-maling,” katanya.

Nurdin menjelaskan, warga sekitar pun segera berkumpul karena mendengar  teriakan tersebut. Lantaran seringnya terjadi kasus kehilangan hewan didaerah tersebut membuat warga segera menghakimi pria yang diduga pelaku itu, dan bahkan membakar 1 unit sepeda motor milik diduga pelaku.

“Kesal karena hewan peliharaan warga disini sering hilang dicuri, warga langsung nangkep dan motornya itu langsung dibakar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Panongan, AKP Trisno Tahan Uji membenarkan adanya orang yang diduga mencuri hewan milik warga di Desa Ranca Hiu. Menurut Kapolsek, pri tersebut kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut pihaknya.

“Jadi sore itu warga menangkap seorang pria yang diduga pencuri hewan, karena takut diamuk masa, petugas yang mendapatkan laporan itu langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian langsung mengamankan diduga pelaku ke Makopolsek,” ungkapnya.

Kapolsek melanjutkan, barang bukti berupa 4 ekor kambing, diduga pelaku dan 1 unit motor diamankan petugas. Akan tetapi Kapolsek tidak menjelaskan lebih lanjut terkait dengan inisial pria yang diduga pelaku itu, ia hanya menyebutkan bahwa diduga pelaku berdomisili di Kecamatan Curug.

“Diduga pelaku masih kita mintai keterangan hingga saat ini dan kita masih belum bisa menyimpulkan apapun, untuk inisial nanti dulu ya saya baru dapat informasi kejadiannya saja. Kami juga masih memfokuskan terhadap keterangan pria ini,” pungkasnya.(MRI/RGI)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill