KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang melaksanakan Salat Gaib di Masjid Al-Latif, Selasa (30/10/18). Kegiatan itu untuk mendoakan korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, pada Senin (29/10/2018).
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, duka Lion Air adalah duka seluruh bangsa Indonesia. Untuk itu, kata dia, mendoakan para korban, keluarga, serta tim evakuasi adalah salah satu cara menunjukan rasa bela sungkawa.
"Kami keluarga besar Polres Kota Tangerang berduka. Untuk itu dalam doa tadi, kami mendoakan agar korban berada dalam rahmat Allah dan keluarganya diberi ketabahan," kata Sabilul.
Sabilul menambahkan, keluarga besar Polri pun merasakan duka mendalam. Karena, kata dia, ada beberapa anggota Polri yang turut menjadi korban pada musibah itu.
"Kami berduka bukan hanya karena anggota Polri. Namun, siapa pun yang menjadi korban, kita semua pasti berduka," terangnya.
Dalam kesempatan itu, Sabilul mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar seputar musibah itu. Dalam situasi duka, ujar dia, lebih baik memanjatkan doa agar proses penanganan diberi kelancaran.
"Termasuk tidak ikut menyebar foto-foto korban. Kita doakan semoga semua korban khusnul khotimah," tandasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews