Connect With Us

Satu Pramugari Lion Air JT-610 Warga Solear

Maya Sahurina | Selasa, 30 Oktober 2018 | 14:09

| Dibaca : 4248

Kediaman Mery Yulinda, pramugari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di peraian Karawang, Selasa (30/11/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Satu dari lima pramugari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di peraian Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) kemarin tercatat sebagai warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Saat TangerangNews.com menyambangi kediaman Mery Yulinda, pramugari tersebut, di Cluster Golden Kirana, Blok G11, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Selasa (30/11/2018) siang, rumah tersebut dalam keadaan sepi.

Informasi yang dihimpun, korban telah bekerja di perusahaan maskapai penerbangan itu beberapa tahun terakhir.

"Mery baru sekitar tiga tahun bekerja sebagai pramugari," terang seorang wanita penghuni cluster tersebut yang mengaku cukup mengenal korban.

Namun narasumber itu tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait korban.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, tampak tidak ada kegiatan di rumah bercat kuning itu, hanya sebuah sepeda motor terparkir di beranda rumah.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Sinar Mas Land Gelar Festival Ramadan Ke-5 di Pagedangan

Sinar Mas Land Gelar Festival Ramadan Ke-5 di Pagedangan

Rabu, 22 Mei 2019 | 22:00

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk menggelar acara Festival Ramadan 2019 di MTSN 5 Tangerang Cijantra, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (22/5/2019).

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

"Jurnalisme, karena menyangkut pengumpulan informasi, sedikit berbeda dari pekerjaan intelijen. Dalam penilaian saya, pekerjaan seorang jurnalis sangat menarik."

Vladimir Putin (Presiden Rusia)