Connect With Us

Ratusan Orang di Tangerang Bergabung Jadi Anggota Banser

Maya Sahurina | Minggu, 4 November 2018 | 17:00

Kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Legok di Pondok Pesantren Miftahul Khaer 2, Kampung Kebon, Desa Ranca Iyuh, Panongan, Minggu (4/11/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang resmi tercatat sebagai anggota Banser Kabupaten Tangerang. Hal itu ditandai dengan selesainya Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Legok di Pondok Pesantren Miftahul Khaer 2, Kampung Kebon, Desa Ranca Iyuh, Panongan, Minggu (4/11/2018).

"Peserta DTD 128 orang, berasal dari beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang. DTD ini adalah agenda pengkaderan Ansor dan Banser untuk memperkuat kader, khususnya di Kecamatan Legok dan Kabupaten Tangerang," ungkap Ketua PAC Ansor Kecamatan Legok Edy Supriyanto.

Kegiatan tersebut, kata Edy, berlangsung selama tiga hari. Bahkan, Abuya Muhtadi Dimyati, ulama kharismatik di Banten membuka langsung diklat pengkaderan itu pada Jumat (2/11/2018).

"Selama tiga hari, peserta telah mendapatkan berbagai materi dari narasumber berkompeten. Sehingga hari ini, mereka sudah resmi menjadi anggota Banser," tambahnya.

Sementara Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang Muhidin A Kodir mengaku sangat mengapresiasi tekad peserta yang ingin bergabung dengan Ansor dan Banser tersebut. Mengingat, kata dia, saat ini organisasi kepemudaan Nadhlatul Ulama itu sedang mendapatkan ujian cukup besar.

"Alhamdulilah, meskipun Ansor dan Banser dibully, difitnah dan sebagainya, namun tidak mengurangi minat warga Nadhlatul Ulama dan umat Islam untuk bergabung dengan Ansor dan Banser," kata Muhidin.

Dijelaskannya, kegiatan diklat itu selain merekrut kader, juga bagian upaya membentuk dan mengembangkan generasi muda untuk menjadi kader bangsa yang cerdas dan tangguh.

"Juga kami tekankan, kader Ansor dan Banser harus memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, berkepribadian luhur, berakhlak mulia, sehat, terampil, patriotik, ikhlas dan beramal salih," bebernya.

Saat sesi penutupan diklat itu, Ketua Pengurus Wilayah Ansor Banten Ahmad Nuri mengingatkan fungsi kader Ansor dan Banser. Salah satunya, kata Nuri, menjadi penjaga ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kader Ansor dan Banser harus menjadi garda terdepan dalam membela NU dan ulama yg menyebarkan Islam Ahlusunah Waljamaah di Indonesia," tegasnya.

Selain itu, lanjut Nuri, kader Ansor dan Banser juga harus mampu mengabdikan dirinya untuk kemajuan lingkungan dan masyarakat.

"Kader Ansor dan Banser harus menegaskan fungsi kader sebagai bagian hairunnas anfa'uhum linnas, yaitu sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain," tandasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill