Connect With Us

18 Adegan Diperagakan Pembunuh Sopir Taksi Online di Kali Cadas

Maya Sahurina | Jumat, 16 November 2018 | 19:59

| Dibaca : 1536

Polisi menggelar Rekonstruksi pembunuhan sopir taksi daring (online), Jap Son Tauw, 68, di Kali Cadas Kukuk, Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, digelar, Jumat (16/11/2018) (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-18 adegan rekonstruksi pembunuhan sopir taksi daring (online), Jap Son Tauw, 68, yang jasadnya ditemukan mengambang di Kali Cadas Kukuk, Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, digelar, Jumat (16/11/2018)

Dari rekonstruksi itu terungkap, awalnya ketiga pelaku yakni yakni FF, 17, REH, 22, dan RLP, 18, berkumpul. Mereka kemudian sepakat untuk melakukan perampokan dan pembunuhan. Pelaku FF bersama REH pun membuat akun Grab untuk memesan taksi online. Ketiganya juga secara bersamaan menyiapkan tali tambang dan pisau.

rekonstruksi

Dalam adegan ketiga, pelaku langsung menjerat leher korban di dalam mobil. Saat korban berusaha berontak, pelaku yang duduk di belakang langsung memegang dan menusuk leher korban dengan pisau.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Iptu Ferdo Alfianto menjelaskan, dari 18 adegan terlihat perencanaan pembunuhan yang dilakukan oleh para pelaku. Dalam rekontruksi tersebut, terungkap alur cerita bagaimana ketiga pelaku secara sadis menghabisi korban sampai akhirnya membuang korban di sebuah kali.

“Setelah rekonstruksi kami akan menyerahkan berkas ke kejaksaan untuk proses sidang,” ujarnya, Jum’at (16/11/2018).

Dari rekontruksi tersebut, lanjut Ferdo, terlihat peran ketiganya dalam pembunuhan ini. Mulai merencanakan pembunuhan serta hendak membuang jenazah korban di sungai.

“Seluruhnya direncanakan ketiganya, mereka juga yang melakukan eksekusi kepada korban. Jadi ketiganya merupakan eksekutor,” jelasnya.

Ditambahkannya, karena satu pelaku masih di bawah umur, proses pananganan kasus di bawah umur membutuhkan waktu lebih pendek. Sesuai aturan, penahanan pertama untuk kasus orang dewasa 20 hari, sedangkan anak atau dibawah umur hanya 10 hari.

Diketahui, jasad korban ditemukan warga mengambang di Kali Cadas Kukun dengan kondisi tangan dan kaki terikat tali tambang yang diberi pemberat batu yang terbungkus sebuah karung, Rabu (7/11/2018).

Korban yang diduga tewas karena dibunuh itu kemudian diketahui seorang sopir taksi daring yang beralamat di warga Cluster Semara Village, Gading Serpong. Tak berselang lama, polisi kemudian membekuk satu persatu dari ketiga pelaku.(RMI/HRU)

TEKNO
LIPI Kembangkan Baja Laterit, Ini Kegunaannya

LIPI Kembangkan Baja Laterit, Ini Kegunaannya

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:45

TANGERANGNEWS.com-Saat ini, Indonesia masih menjadi negara yang mengekspor bahan mentah logam tambang untuk produksi baja ke luar negeri.

KAB. TANGERANG
Bupati Zaki Sindir Mahasiswa, 'Kalau Nulis di Media Sosial Sangar, Tapi Kalau Sudah Ketemu Biasa Saja'

Bupati Zaki Sindir Mahasiswa, 'Kalau Nulis di Media Sosial Sangar, Tapi Kalau Sudah Ketemu Biasa Saja'

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 19:58

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengimbau mahasiswa bijak dalam menggunakan media sosial. Hal itu disampaikannya

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

SPORT
Buka Putaran Kedua Liga 2, Persita Menang di Kandang

Buka Putaran Kedua Liga 2, Persita Menang di Kandang

Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:26

TANGERANGNEWS.com-Setelah di tiga laga kandang sebelumnya berakhir dengan hasil kurang memuaskan, pada pertandingan pertama putaran kedua Liga 2 2019 ini Persita bisa bernapas lega karena sukses mengalahkan tim tamu PSGC Ciamis.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt