Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Puing-puing atap podium Stadion Mini Kecamatan Panongan yang roboh pada Rabu (21/11/2018) sudah dibersihkan oleh pihak pelaksana proyek tersebut.
Pantauan TangerangNews.com, Kamis (22/11/2018), tidak ada sisa-sisa puing dibekas reruntuhan atap podium Stadion Mini yang terletak di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan pihaknya langsung mengintruksikan jajarannya untuk segera mensterilisasi bekas reruntuhan atap Stadion Mini tersebut,

"Kemaren Rabu sore sudah ditindaklanjuti, Rekanan untuk perbaikan total atap. Kami segera instruksikan rekanan tindaklanjuti perbaikan total atap," kata Emil melalui sambungan telepon seluler, Kamis (22/11/2018).
Dikatakan Emil, pembangunan stadion itu masih dalam tahap jaminan pemeliharaan (retensi) oleh pihak pelaksana proyek yakni PT Etona Cemerlang Abadi.
"Masih masa Retensi (jaminan pemeliharaan),sehingga rekanan harus memperbaiki dan membangun total kembali konstruksi atap yang roboh tersebut," tambahnya.
Proyek Stadion Mini tersebut sendiri dibangun dengan anggaran dari APBD 2016 senilai Rp4,4 miliar lebih. Sementara penyebab robohnya diklaim Emil karena faktor alam
"Faktor cuaca ekstrim, angin puting beliung," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, atap podium Stadion Mini itu ambruk saat terjadi hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pihak pelaksana proyek menderita kerugian karena harus kembali membangun atap podium tersebut.(MRI/RGI)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau sejak 21 Januari 2026 telah berkembang menjadi Siklon Tropis Luana.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews