3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Puing-puing atap podium Stadion Mini Kecamatan Panongan yang roboh pada Rabu (21/11/2018) sudah dibersihkan oleh pihak pelaksana proyek tersebut.
Pantauan TangerangNews.com, Kamis (22/11/2018), tidak ada sisa-sisa puing dibekas reruntuhan atap podium Stadion Mini yang terletak di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan pihaknya langsung mengintruksikan jajarannya untuk segera mensterilisasi bekas reruntuhan atap Stadion Mini tersebut,

"Kemaren Rabu sore sudah ditindaklanjuti, Rekanan untuk perbaikan total atap. Kami segera instruksikan rekanan tindaklanjuti perbaikan total atap," kata Emil melalui sambungan telepon seluler, Kamis (22/11/2018).
Dikatakan Emil, pembangunan stadion itu masih dalam tahap jaminan pemeliharaan (retensi) oleh pihak pelaksana proyek yakni PT Etona Cemerlang Abadi.
"Masih masa Retensi (jaminan pemeliharaan),sehingga rekanan harus memperbaiki dan membangun total kembali konstruksi atap yang roboh tersebut," tambahnya.
Proyek Stadion Mini tersebut sendiri dibangun dengan anggaran dari APBD 2016 senilai Rp4,4 miliar lebih. Sementara penyebab robohnya diklaim Emil karena faktor alam
"Faktor cuaca ekstrim, angin puting beliung," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, atap podium Stadion Mini itu ambruk saat terjadi hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pihak pelaksana proyek menderita kerugian karena harus kembali membangun atap podium tersebut.(MRI/RGI)
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews