Belajar Bikin Pot Bunga Bernilai Jual, Workshop PLN Banten Buka Peluang Usaha Baru bagi UMKM Muda
Senin, 29 Juni 2026 | 08:10
Pot bunga yang selama ini identik sebagai pelengkap dekorasi rumah ternyata dapat menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
TANGERANGNEWS.com-Puing-puing atap podium Stadion Mini Kecamatan Panongan yang roboh pada Rabu (21/11/2018) sudah dibersihkan oleh pihak pelaksana proyek tersebut.
Pantauan TangerangNews.com, Kamis (22/11/2018), tidak ada sisa-sisa puing dibekas reruntuhan atap podium Stadion Mini yang terletak di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan pihaknya langsung mengintruksikan jajarannya untuk segera mensterilisasi bekas reruntuhan atap Stadion Mini tersebut,

"Kemaren Rabu sore sudah ditindaklanjuti, Rekanan untuk perbaikan total atap. Kami segera instruksikan rekanan tindaklanjuti perbaikan total atap," kata Emil melalui sambungan telepon seluler, Kamis (22/11/2018).
Dikatakan Emil, pembangunan stadion itu masih dalam tahap jaminan pemeliharaan (retensi) oleh pihak pelaksana proyek yakni PT Etona Cemerlang Abadi.
"Masih masa Retensi (jaminan pemeliharaan),sehingga rekanan harus memperbaiki dan membangun total kembali konstruksi atap yang roboh tersebut," tambahnya.
Proyek Stadion Mini tersebut sendiri dibangun dengan anggaran dari APBD 2016 senilai Rp4,4 miliar lebih. Sementara penyebab robohnya diklaim Emil karena faktor alam
"Faktor cuaca ekstrim, angin puting beliung," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, atap podium Stadion Mini itu ambruk saat terjadi hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pihak pelaksana proyek menderita kerugian karena harus kembali membangun atap podium tersebut.(MRI/RGI)
Pot bunga yang selama ini identik sebagai pelengkap dekorasi rumah ternyata dapat menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews