Connect With Us

Kalender Caleg PKS Disebar di Acara Maulid di Balaraja, Panitia Berang

Mohamad Romli | Jumat, 7 Desember 2018 | 22:00

Petugas dari Bawaslu Kabupaten Tangerang memperlihatkan kalender caleg PKS yang disebar pada kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Jamiatur Rohmat, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Jumat (7/12/2018). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Jamiatur Rohmat, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang disusupi penyebaran kalender dari calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jumat (7/12/2018) malam. 

Kalender bergambar caleg DPRD Provinsi Banten Miptahudin dan caleg DPRD Kabupaten Tangerang Wisnu Yudha Mukti itu dibagikan tanpa sepengetahuan panitia. 

Salah satu panitia Romdoni mengaku mengetahui pembagian itu saat salah satu jamaah mengeluh. Menurutnya, salah satu jamaah mengeluh karena dimintai iuran Maulidan tapi malah ada pembagian kalender caleg. 

"Awalnya kami tidak ngeuh karena masing-masing sibuk mempersiapkan acara. Saat ada ibu-ibu mengeluh, disitulah kami tahu," ujarnya. 

Romdoni melanjutkan, saat mengetahui kejadian itu, dirinya langsung berkomunikasi dengan panitia lain. Kemudian diketahui tidak ada panitia yang mengetahui pembagian itu. 

"Salah satu panitia sempat melihat yang membagikan seorang perempuan," tambahnya.

Pembagian kalender itu pun langsung dihentikan. Menurut Romdoni, pembagian kalender itu merupakan cara tidak elegan dalam berkampanye. Acara maulidan itu, kata Romdoni, terselenggara karena iuran warga dan donatur. Tidak ada sedikit pun dana dari caleg. 

"Acaranya di halaman mesjid, dana dari masyarakat. Tak tahu malu berkampanye kotor," tegasnya. 

Romdoni juga mengaku kemudian melaporkan itu ke Bawaslu Kabupaten Tangerang. Tak lama berselang, petugas dari Bawaslu pun tiba di lokasi.

"Mereka menyita kalender tersebut, mungkin untuk barang bukti," tandasnya.

TangerangNews.com berupaya untuk mengkonfirmasi Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang Andi Irawan melalui telepon selulernya, namun belum tersambung.(MRI/RGI)

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill