Connect With Us

Petugas Razia Pak Ogah di Tigaraksa, Ada Apa?

Maya Sahurina | Jumat, 14 Desember 2018 | 18:32

Kapolsek Tigaraksa Kompol Dodid Prastowo memimpin langsung razia terhadap sejumlah juru parkir liar di sejumlah titik di Tigaraksa dan Jambe, Jumat (14/12/2018). (@TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang melakukan razia terhadap sejumlah juru parkir liar di sejumlah titik di Tigaraksa dan Jambe, Jumat (14/12/2018).

Bersama Satpol PP, petugas menyisir sejumlah lokasi, diantaranya Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Di lokasi ini, petugas gabungan itu memeriksa juru parkir liar yang kerap mangkal di area Gedung Usaha Daerah (GUD), dimana di perkantoran ini, terdapat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang setiap harinya memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Sehingga menjamur juru parkir liar.

Kapolsek Tigaraksa Kompol Dodid Prastowo ketika dikonfirmasi mengatakan, razia tersebut untuk menertibkan juru parkir liar yang kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Tigaraksa. Terlebih, kata Dodid, untuk mengantisipasi terjadinya street crime (kejahatan jalanan).

"Kegiatan ini atensi dari Kapolres, untuk mencegah kejahatan di jalanan. Untuk mengantisipasi tindak kejahatan, preman-preman yang membawa senjata tajam, narkoba, maupun kumpul-kumpul sambil menenggak minuman keras," kata Dodid.

Masih kata Dodid, dalam razia itu, pihaknya menggandeng Satpol PP Kabupaten Tangerang. Sehingga razia gabungan itu untuk menciptakan suasana ketertiban umum.

"Kami mengajak Satpol PP yang juga punya kewenangan dalam penetiban umum ini. Apabila ditemukan pidana, maka akan ditindaklanjuti," bebernya.

Dalam razia tersebut tidak didapatkan juru parkir liar tersebut yang terindikasi melakukan kejahatan jalanan, misalnya membawa senjata tajam. Akhirnya, mereka hanya diberikan pengarahan oleh petugas untuk menjaga ketertiban umum.

"Ada beberapa juru parkir, pak ogah kami beri nasehat agar tidak ada pemerasan dan unsur kejahatan. Dan rata-rata hanya membawa fotokopi KTP saja. Mereka beralsan, KTP asli tidak dibawa di dompet karena takut hilang," tutupnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

NASIONAL
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Pembahasan Masuk Tahap Lanjut

Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Pembahasan Masuk Tahap Lanjut

Selasa, 21 April 2026 | 07:32

Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.

TANGSEL
Mantan Suami Habisi Nyawa Istri Siri untuk Gasak Perhiasan di Serpong

Mantan Suami Habisi Nyawa Istri Siri untuk Gasak Perhiasan di Serpong

Senin, 20 April 2026 | 20:57

Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill