Connect With Us

RSUD Pakuhaji Tak Layani Pasien BPJS, Ini Penyebabnya

Maya Sahurina | Senin, 7 Januari 2019 | 16:22

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, saat Meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Pakuhaji, Rabu (31/1/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelayanan terhadap pasien yang menggunakan kartu BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Pakuhaji dihentikan. Hal ini dikarenakan, rumah sakit yang belum terlalu lama beroperasi ini belum terakreditasi sesuai standarisasi Kementerian Kesehatan RI.

Dikatakan Wakil Bupati Tangerang, selain RSUD Pakuhaji, juga ada dua rumah sakit swasta yang belum terakreditasi, yaitu RS Tiara dan Mitra Keluarga Gading Serpong.

"Namun kita telah minta agar dilakukan rujukan sementara waktu selagi proses sertifikasi akreditasi itu, karena pelayanan kesehatan harus tetap jalan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan sejauh ini masih proses," ujar Romli, Senin (7/1/2018).

Namun meski proses pengajuan itu tengah berlangsung, lanjut Romli, pelayanan terhadap pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan tetap dihentikan.

"Sekarang lagi kita kejar untuk penyelesaian sertifikasi itu. Saya harap dua atau tiga bulan selesai prosesnya dan bisa melayani peserta BPJS Kesehatan lagi," tutupnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill