Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Bupati Tangerang Mad Romli kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tangerang untuk bersikap netral pada perhelatan Pemilu 2019. Romli menyampaikan hal itu saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Kamis (17/1/2019).
"Di tahun tahun politik ini, saya berharap kepada ASN agar bersikap netral kaitannya dengan Pemilu 2019," ungkap Romli.

Dijelaskan Romli, berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. Oleh karena itu, kata dia, seluruh aparatur pemerintah tidak boleh melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan kepada salah satu calon (caleg maupun capres) atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis.
"Agar ASN tidak berpolitik praktis, tentunya sebagai ASN harus menjadi pengayom yang baik kepada masyarakat dan memberikan contoh yang baik," tambah Romli.
Selain itu, Romli juga menekankan kepada seluruh ASN di Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena kata dia, hal itu yang menjadi tugas pokok sebagai aparatur sipil negara.
"Saya tekankan agar ASN Pemerintah mengedepankan kedisipilisnan kinerja. Tentu ini tugas ASN yang notabenenya sebagai pelayan masyarakat. Sehingga masyarakat akan mendapatkan kepuasan," imbuhnya.(RMI/HRU)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews