Connect With Us

Kebanyakan Makan Durian, Supir Angkot di Curug Tewas

Yudi Adiyatna | Minggu, 20 Januari 2019 | 12:00

Ilustrasi kematian. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang sopir Angkutan Kota (Angkot) bernama Adie Syarifudin,53, ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah.

Korban pertama kali ditemukan Dedi, rekan seprofesinya di dalam angkot dengan posisi terlentang dan banyak mengeluarkan darah dari hidungnya di Kampung Kolek RT 1/11 Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/1/2019).

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho, memastikan korban meninggal bukan karena dibunuh atau tindakan kekerasan lainnya.

"Korban mengidap penyakit darah tinggi, dari keterangan saksi, korban pada hari Jumat banyak makan duren," tutur Alexander kepada Tangerangnews.com, Minggu (20/1/2019).

Akibat melanggar salah satu makanan yang semestinya dihindari pengidap penyakit darah tinggi tersebut, diduga penyakit yang sudah lama diderita korban itu pun kambuh dan membuat korban menghembuskan nafas terakhirnya di dalam mobil angkot tersebut.

"Korban meninggal karena sakit darah tinggi dan memakan duren, yang mengakibatkan pecah pembuluh darah dan darahnya keluar dari hidung," jelas Alex.

Pihak keluarga pun, lanjut Alex, menolak untuk dilakukan visum luar maupun dalam atas jasad korban,  serta menerima keadaan jika korban tewas dikarenakan sakit yang dideritanya.

"Jasad korban sudah dibawa pihak keluarga ke Ciamis untuk dimakamkan," tukas Alex.(MRI/RGI)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill