Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Seorang sopir Angkutan Kota (Angkot) bernama Adie Syarifudin,53, ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah.
Korban pertama kali ditemukan Dedi, rekan seprofesinya di dalam angkot dengan posisi terlentang dan banyak mengeluarkan darah dari hidungnya di Kampung Kolek RT 1/11 Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/1/2019).
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho, memastikan korban meninggal bukan karena dibunuh atau tindakan kekerasan lainnya.
"Korban mengidap penyakit darah tinggi, dari keterangan saksi, korban pada hari Jumat banyak makan duren," tutur Alexander kepada Tangerangnews.com, Minggu (20/1/2019).
Akibat melanggar salah satu makanan yang semestinya dihindari pengidap penyakit darah tinggi tersebut, diduga penyakit yang sudah lama diderita korban itu pun kambuh dan membuat korban menghembuskan nafas terakhirnya di dalam mobil angkot tersebut.
"Korban meninggal karena sakit darah tinggi dan memakan duren, yang mengakibatkan pecah pembuluh darah dan darahnya keluar dari hidung," jelas Alex.
Pihak keluarga pun, lanjut Alex, menolak untuk dilakukan visum luar maupun dalam atas jasad korban, serta menerima keadaan jika korban tewas dikarenakan sakit yang dideritanya.
"Jasad korban sudah dibawa pihak keluarga ke Ciamis untuk dimakamkan," tukas Alex.(MRI/RGI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews