Connect With Us

Cari Keluarga Kakek Tewas di Pagedangan, Polisi Sebar Sketsa

Yudi Adiyatna | Senin, 4 Februari 2019 | 22:29

Sketsa wajah seorang kakek yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Paramount BSD, apabila ada yang mengetahui identitas kakek tersebut segera hubungi Polres Tangsel. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Hingga kini, polisi masih kesulitan mendapatkan identitas serta keluarga seorang yang tewas setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Paramount BSD, tepatnya di depan kantor pemasaran apartemen Cartenz, Pagedangan, Tangerang, Senin (4/2/2019) pagi.

Berbagai upaya pun dilakukan petugas untuk menemukan keluarga kakek yang kini jasadnya terbujur di RSUD Kabupaten Tangerang.

Jasad kakek berusia sekitar 70 tahun itu saat tertabrak kendaraan roda empat mengenakan kaus berwarna hitam dan celana pendek, sementara ciri-ciri fisiknya salah satunya  rambutnya telah memutih.

Sketsa wajah seorang kakek yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Paramount BSD, apabila ada yang mengetahui identitas kakek tersebut segera hubungi Polres Tangsel.

"Anggota kami telah menyebarkan sketsa wajah korban kecelakaan tadi pagi," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.

Sketsa wajah korban itu, lanjut AKP Lalu, telah ditempel di tempat-tempat umum seperti mini market ataupun stasiun kereta api di sekitar wilayah Pagedangan, Gading Serpong hingga ke wilayah Cisauk.

"Hingga ke wilayah Cisauk dan Stasiun Cicayur," jelas AKP Lalu. 

Selain menyebar sketsa wajah korban, polisi pun masih melakukan penyelidikan untuk mencari pengendara yang menewaskan kakek malang tersebut. Petugas mengumpulkan informasi dari sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi serta memeriksa beberapa orang saksi mata.

"Sudah 15 rekaman CCTV kita selidiki, dan 3 orang saksi yang diperiksa," terang AKP Lalu.

Sementara, informasi yang diperoleh Tangerangnews, kendaraan roda empat yang menabrak korban diketahui melaju kencang sekitar pukul 05.40 WIB dan langsung kabur melarikan diri setelah mengetahui kendaraannya menabrak seorang penyeberang jalan.

"Kendaraan roda empat datang dari arah Bundaran Alicante (Paramount) menuju arah Q Big Pagedangan. Sesampainya didepan menara Properti tepatnya Ruko Mendrisio 3 Blok D, kendaraan tersebut menabrak pejalan kaki," beber AKP Lalu.

AKP Lalu menambahkan, setelah menyebar sketas wajah korban, pihaknya berharap bisa segera mendapatkan titik terang identitas dan keluarga korban.

"Bagi masyarakat yang mengenali korban bisa menghubungi unit 2 Satlantas Polres Tangerang Selatan dengan menunjukkan bukti-bukti dokumen kependudukan yang identik dengan korban," tukasnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill