Connect With Us

Rampok di Cikupa Meringis Didor Polisi

Maya Sahurina | Rabu, 13 Februari 2019 | 19:00

| Dibaca : 1527

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat ungkap kasus di Mapolresta Tangerang bersama para tersangka yang berhasil diamankan, Rabu (13/2/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-HSN, 39, dan IRV, 20, berjalan tertatih-tatih dan meringis kesakitan saat diminta menunjukkan sepeda motor hasil curiannya ketika ungkap kasus di Mapolresta Tangerang, Rabu (13/2/2019).

Kedua pria itu dihadiahi timah panas oleh petugas unit 1 Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Tangerang karena melawan saat akan ditangkap. Selain keduanya, Salam kasus itu, petugas juga menangkap HY, 24.

Kasus yang membuat ketiga pelaku segera menjadi penghuni hotel predeo adalah perampokan di sebuah kontrakan di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada 23 Januari 2019 sekitar pukul 4 dini hari. Korban bernama Tarkhim kemudian melaporkan peristiwa itu ke petugas.

“Dari peristiwa itu para tersangka membawa lari sepeda motor korban setelah membongkar kunci kendaraan dengan kunci letter T,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif.

Menurut Sabilul, dalam melakukan aksinya, pelaku berinisial HSN menggunakan senjata api (senpi) rakitan jenis Revolver untuk menakut-nakuti korbannya. Ketika Sabilul mengkonfirmasi kepemilikan senpi itu, HSN mengaku bukan miliknya, namun dititipi oleh seseorang.

Lanjut Sabilul, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Saat masih dalam proses penyelidikan, tutur Sabilul, polisi kembali menerima laporan warga bernama Sukardi warga Desa Talaga, Kecamatan Cikupa. Kepada polisi, Sukardi mengaku kehilangan sepeda motor pada 6 Februari 2019 sekitar pukul 2 dini hari.

“Dua laporan itu setelah didalami mengindikasikan para pelakunya merupakan orang atau kelompok yang sama,” terangnya.

Dikatakan Sabilul, polisi kemudian makin mengintensifkan penyelidikan hingga kemudian polisi berhasil membekuk HSN di Kampung Pondok, Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang pada 6 Februari 2019. Saat akan ditangkap, HSN berusaha melawan dengan mengeluarkan senjata api. Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka di bagian kaki.

Dari penangkapan HSN, polisi kemudian berhasil meringkus IRV di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. Seperti halnya HSN, IRV pun berusaha melawan dan melarikan diri saat akan dibekuk. Polisi juga berhasil menemukan HY yang bersembunyi di belakang pabrik di di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa.

“Modus operandi para tersangka adalah dengan merusak kunci kontak dengan memakai kunci leter T,” ujar Sabilul.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit motor, 2 buah kunci leter T, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, serta 4 butir peluru kaliber 9 mm. Para tersangka mengaku menggunakan senjata api untuk melumpuhkan para korban.

“Jadi, bila korbannya berusaha melawan, mereka tidak segan menggunakan senjata api itu,” tutur Sabilul.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, para tersangka kini mendekam di sel Mapolresta Tangerang. Para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (3) dan (4) atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

TANGSEL
Caleg Demokat Diduga Tebar Uang, Begini Reaksi Aktivis Tangsel

Caleg Demokat Diduga Tebar Uang, Begini Reaksi Aktivis Tangsel

Jumat, 19 April 2019 | 18:53

TANGERANGNEWS.com-Pegiat Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) mendesak Bawaslu Tangsel untuk mengusut tuntas dugaan praktik politik

WISATA
Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Kamis, 28 Maret 2019 | 08:13

TANGERANGNEWS.com-Anda sedang mencari objek wisata terbaik di Jakarta? Meskipun menjadi kota metropolitan dengan tingkat mobilitas yang sangat

TOKOH
Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jumat, 2 November 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Pendongeng Keliling Nusantara Budi Sabarudin akan kembali menjalankan program Sedekah Dongeng Keliling Nusantara. Kali ini mengusung tajuk Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota.

"Untuk bisa sukses, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari pada ketakutan Anda untuk gagal."

Bill Cosby