Connect With Us

Digagahi Ayah Tiri, Gadis di Cikupa Hamil 4 Bulan

Maya Sahurina | Sabtu, 16 Februari 2019 | 19:05

| Dibaca : 7330

Ilustrasi mesum (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Sungguh malang nasib SA, 16. Ia harus menanggung derita hidup karena perbuatan Nur Huda, 34. Gadis yang masih duduk di kelas 10 SMA itu hamil empat bulan karena digagahi ayah tirinya tersebut.

Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini terungkap setelah ibu kandung korban, Sumarni, melaporkan perbuatan bejat suaminya itu ke Mapolsek Cikupa, Rabu (13/2/2019). Pelaku pun segera dibekuk dikontrakannya di Kampung Dukuh, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. 

Dikatakan Kapolsek Cikupa Kompol Sumaedi, pelaku kerap menyetubuhi korban tatkala sang ibu tengah bekerja disebuah pabrik. Pelaku yang bekerja serabutan sangat leluasa melampiaskan nafsu hewaninya karena korban tinggal bersama dikontrakan itu.

"Pelaku yang bekerja serabutan ini menyetubuhi korban ketika sang ibu sedang bekerja disebuah pabrik," ucap Kapolsek Cikupa Kompol Sumaedi, Sabtu, (16/2/2019).

Sepandai-pandainya menutupi aib, perbuatan pelaku pun terbongkar ketika terjadi perubahan fisik pada tubuh korban. Perut korban yang membesar, membuat sang ibu pun curiga. Bak disambar petir disiang bolong, ketika korban ditanya siapa pelaku yang menghamilinya, ternyata ayah tirinya sendiri.

"Tidak terima anaknya disetubuhi hingga hamil empat bulan, ibu korban langsung melaporkannya ke pihak Polsek Cikupa," katanya.

Menurut Sumaedi, tersangka sudah melakukan tindakan bejatnya lebih dari satu kali terhadap anak tirinya tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito menambahkan, korban yang merasa takut kepada pelaku akhirnya tidak melakukan perlawanan saat pelaku melancarkan aksinya. Saat diperiksa, lanjutnya, pelaku mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut kepada anak tirinya.

"Korban mengaku sering melihat pelaku memukuli ibunya, jadi korban takut terhadap pelaku sehingga tidak berani melakukan perlawanan saat digagahi," jelas Ngapip.

Pelaku pun disangkakan pasal 81 ayat (3) UURI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dan hukuman diatas 15 tahun penjara.(RMI/HRU)

PROPERTI
Paramount Land Luncurkan Hunian Mewah Pertamanya di Gading Serpong, Hanya 182 Unit

Paramount Land Luncurkan Hunian Mewah Pertamanya di Gading Serpong, Hanya 182 Unit

Kamis, 15 Desember 2022 | 14:59

TANGERANGNEWS.com-Paramount Land memberikan kejutan dengan menghadirkan hunian luxurious, Matera Residences di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, jelang penghujung tahun 2022.

BANDARA
Sempat Dinonaktifkan Gegara Pandemi, Autogate Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Kembali Dibuka

Sempat Dinonaktifkan Gegara Pandemi, Autogate Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Kembali Dibuka

Selasa, 24 Januari 2023 | 15:39

TANGERANGNEWS.com-Sistem autogate di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang kembali digunakan.

TEKNO
Traveloka PayLater Bisa Dipakai Buat Bayar Apa Saja?

Traveloka PayLater Bisa Dipakai Buat Bayar Apa Saja?

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:39

TANGERANGNEWS.com-Traveloka telah lama menjadi penyedia layanan dalam memudahkan masyarakat Indonesia untuk melakukan pembelian transaksi tiket berbagai transportasi.

TANGSEL
Buntut Pelemparan Bus Persis Solo, Polisi Evaluasi Izin Pertandingan Liga 1 di Stadion Tangerang

Buntut Pelemparan Bus Persis Solo, Polisi Evaluasi Izin Pertandingan Liga 1 di Stadion Tangerang

Senin, 30 Januari 2023 | 16:21

TANGERANGNEWS.com-Aksi pelemparan bus kesebelasan Persis Solo oleh oknum suporter Persita Tangerang, polisi akan mengevaluasi izin pertandingan Liga 1 Indonesia, di Stadion Indomilk, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill