Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Dua orang pria berinisial AH, 21, dan IS, 23, harus menikmati dinginnya ruang tahanan Polsek Cikupa. Keduanya diamankan tim opsnal Polsek Cikupa karena membobol sebuah kontrakan.
Dibeberkan Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito, kedua pria itu membobol kamar kontrakan dengan korban berinisial S di Cikupa pada Selasa (12/02/2019).
Kedua pelaku itu, kata Ngapip, berhasil menggasak harta benda korban berupa televisi LED 34 inci, satu buah celengan berisi uang serta dompet berisi uang dengan kerugian korban mencapai Rp3,4 juta.
"Setelah mendapatkan laporan dari korban, kami melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku di kontrakannya di Cikupa," ungkap Ngapip, Kamis (21/2/2019).
Lanjut Ngapip, kedua pelaku yang berstatus pengangguran itu diamanakan Rabu (20/2/2019). Dikontrakan pelaku, petugas mengamankan barang bukti hasil pencurian berupa televisi LED 32 inci merk Polytron. Sementara, pelaku membobol pintu kontrakan korban dengan menggunakan kunci letter T.
"Kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan pemberatan tersebut," imbuhnya
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.
Ngapip juga mengimbau untuk warga yang tinggal dikontrakan untuk meningkatkan keamanan. Karena, kata dia, tak sedikit pintu kontrakan yang mudah dibobol oleh para pelaku kejahatan.
"Tingkatkan keamanan, pakai kunci tambahan, dan jangan menyimpan barang berharga disembarangan tempat," imbaunya.(RMI)
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGPeristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews