Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang masih membutuhkan banyak pendonor darah. Pasalnya persediaan darah yang tersedia di bulan Februari ini masih minim.
Hal itu diungkapkan Tuti, Kepala Bagian Teknis Pelayanan PMI Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews, Kamis (21/2/2019).
"Ada 416 kantong stok darah yang tersisa, dan sebenarnya jumlah tersebut belum mencapai target pendonor, makanya kita terus menjaring pendonor baru," ujarnya.
Tuti menuturkan, stok tersebut masih belum memenuhi interval dari kebutuhan stok darah di Kabupaten Tangerang. Karena, kata dia, satu orang pasien tidak cukup hanya dengan satu kantong darah.
"Sebenarnya masih kurang, intervalnya sendiri satu orang itu tidak cukup satu kantong," tambahnya.
Ia pun mengajak masyarakat maupun komunitas yang ingin mengadakan kegiatan donor darah dapat mengajukan ke PMI Kabupaten Tangerang untuk dilakukan pengiriman mobil donor.
"Kalau komunitas bisa mengajukan ke kantor PMI Kabupaten, isi formulir, minimal 75 orang untuk membuka donor darah, sehingga ketika kita sampai di lokasi tidak perlu mencari pendonor lagi," bebernya.
Ia pun mengajak kaum milenial di Tangerang menjadi pendonor aktif. Kata Tuti, mendonorkan darah di usia produktif sangat baik.
"Yang muda-muda memang kurang, kebanyakan yang donor itu diatas 30 tahun, makanya kita berharap generasi muda mau dan berani untuk donor darah," tandasnya.(RMI/HRU)
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TODAY TAGMenonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews