Connect With Us

PDAM TKR Gelar Konsultasi Publik Amdal di Zona A

Advertorial | Rabu, 13 Maret 2019 | 20:00

| Dibaca : 537

Kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka menyusun Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang digelar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR), di Aula Kecamatan Curug, Rabu (13/3/2019). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR)  kembali menggelar Konsultasi Publik dalam rangka menyusun Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

Dalam kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Curug, Rabu (13/3/2019) tersebut merupakan salah-satu langkah PDAM TKR untuk mengembangkan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah pelayanan. 

Direktur PDAM TKR H. Rusdy Machmud menjelaskan, di tahun 2019 ini pihaknya memiliki rencana meningkatkan jumlah pelanggan sebanyak 31.000 pemasangan baru  untuk masyarakat  di Kabupaten Tangerang.

"Sesuai arahan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,  kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Di tahun 2019 ini, kami menargetkan 31.000 pelanggan baru  yang tersebar diberbagai wilayah Kabupaten Tangerang," kata Rusdy.

Menurut Rusdy setelah pihaknya memulai pembangunan untuk meningkatkan kapasitas pengelolahan IPA di beberapa lokasi, tentunya harus diiringi dengan penambahan jaringan perpipaan, agar air bersih yang dihasilkan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Dalam proses pembangunan IPA termasuk penambahan jaringannya tentunya masyarakat akan terdampak. Untuk meminimalisir dampak negatif yang akan terjadi, makanya kami menggelar Konsultasi Publik Amdal ini,” jelas Rusdy.

Kepala Bagian Humas PDAM TKR  H. Samsudin menambahkan, selain sebagai tahapan yang wajib dilakukan sesuai aturan yang berlaku, kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka Amdal ini juga sebagai sarana untuk mengumpulkan masukan-masukan dari beragai unsur masyarakat seperti pihak kecamatan, kelurahan, kepolisian, TNI serta berbagai pihak lainnya terkait pelaksanaan SPAM.

Untuk kali ini, lanjutnya, Konsultasi Publik Amdal  dilakukan di Zona A yang mencakup 4 kecamatan di Kabupaten Tangerang, yakni Kecamatan Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, serta Curug  ditambah 3 kecamatan di Kota Tangerang yakni Kecamatan Tangerang, Karawaci dan Cibodas.

“Konsultasi publik di SPAM Zona A ini yang meliputi di 4 kecamatan yakni Kecamatan Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, serta Curug, ditambah 3 kecamatan di Kota Tangerang yakni Kecamatan Tangerang, Karawaci dan Cibodas ” jelas Samsudin.

Dalam kesempatan itu juga Samsudin berharap agar masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya khususnya mereka yang terdampak memberikan dukungan dan pengertiannya terkait rencana PDAM TKR untuk mengembangkan penyenggaraan SPAM ini. Karena setelah terbangunnya jaringan nanti maka akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan air bersih. (ssp)(ADV)

TANGSEL
Penulis Dee Lestari Sorot Aroma Sampah Cipeucang Tangsel

Penulis Dee Lestari Sorot Aroma Sampah Cipeucang Tangsel

Kamis, 4 Juni 2020 | 19:46

TANGERANGNEWS.com-Warga di sekitar Tempat Pembuangan Ahkir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangsel mengeluhkan bau busuk dari tumpukan sampah. Aroma tak sedap itu makin meningkat setelah terjadi longsor dua pekan lalu

BISNIS
Es Teler 77 hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook & Catering

Es Teler 77 hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook & Catering

Kamis, 16 April 2020 | 12:55

TANGERANGNEWS.com–Di tengah pandemi COVID-19, Es Teler 77 hadir dengan solusi makanan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook dan Catering

HIBURAN
Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Bebas dari Penjara

Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Bebas dari Penjara

Kamis, 4 Juni 2020 | 18:27

TANGERANGNEWS.com-Ferdian Paleka dapat menghirup napas bebas setelah sempat ditahan dibalik jeruji besi karena kasus prank sembako sampah

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Terapkan SIKM

Kabupaten Tangerang Terapkan SIKM

Jumat, 5 Juni 2020 | 12:20

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang menerapkan aturan baru terkait perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein