Connect With Us

Hingga 2018, Aetra Layani Puluhan Ribu Pelanggan di Tangerang

Mohamad Romli | Kamis, 21 Maret 2019 | 19:41

Direktur Utama PT Aetra Air Tangerang Hari Yudha Hutomo (Kedua dari kanan) saat berbincang-bincang memperingati Hari Air Sedunia, Kamis (21/3/2019). (TangerangNews/2019 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-PT Aetra Air Tangerang, sebagai air minum perpipaan yang merupakan proyek kerjasama Kemitraan Pemkab Tangerang dengan swasta telah melayani 71.038 pelanggan di 8 Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Cakupan layanan Aetra ini telah mencapai lebih dari 48,08 persen, atau jauh lebih tinggi dari target 5 persen yang ditetapkan.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Aetra Air Tangerang Hari Yudha Hutomo saat dihelat bincang-bincang bersama awak media dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret disalah satu rumah makan di kawasan Alam Sutera, Tangsel, Kamis (21/3/2019).

"Pada tahun 2018, Aetra Tangerang telah melakukan penambahan investasi sebesar Rp41,2 Miliar, sehingga total investasi yang telah ditanamkan mencapai Rp822,2 miliar," ungkapnya.

Jumlah tersebut, lanjutnya, telah melebihi target investasi yang ditetapkan oleh Pemkab Tangerang pada awal masa kerjasama yakni sebesar Rp588 miliar. 

Dikatakan Hari juga, selain penambahan investasi, Aetra Tangerang juga memiliki beragam program untuk mempermudah calon pelanggan mendapatkan pelayanan air minum perpipaan.

"Misalnya, program cicilan sambungan baru serta CSR sambungan baru gratis," tambahnya. 

Masih kata Hari, Aetra Tangerang juga tercatat sebagai salah satu perusahaan air minum dengan tingkat kehilangan air terendah di Indonesia, bahkan di Asia. Hal itu, kata dia, karena penerapan teknologi pengolahan air serta jaringan perpipaan yang efektif dan efisien, sehingga pada 2018, kehilangan air hanya sebesar 6 persen.

Sementara, pada tahun 2019, Aetra Tangerang juga dijelaskan Hari fokus pada percepatan peningkatan akses dengan mengalokasikan investasi sebesar Rp37,3 miliar.

"Selain sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Aetra Tangerang terhadap pencapaian target cakupan pelayanan air minum perpipaan kepada Pemkab Tangerang, percepatan peningkatan cakupan layanan juga bertujuan untuk mendukung program konservasi air tanah serta meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penggunaan air perpipaan yang telah terjamin kualitasnya," tukasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

KAB. TANGERANG
Dindik Kabupaten Tangerang Ingatkan Bahaya Bullying dan Konten Digital usai Kasus Bom Rakitan Pelajar

Dindik Kabupaten Tangerang Ingatkan Bahaya Bullying dan Konten Digital usai Kasus Bom Rakitan Pelajar

Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang menanggapi kasus ledakan Bom yang diduga dilakukan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill