Connect With Us

Terbagi 3 Polres, Begini Pengamanan Pemilu di Tangerang

Maya Sahurina | Jumat, 22 Maret 2019 | 17:37

Kegiatan Apel Gelar Pasukan Mantab Brata, yang digelar di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, Jumat (22/3/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Ribuan aparat keamanan gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang. Personel tersebut adalah TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang.

Diketahui, wilayah Kabupaten Tangerang cukup luas dengan 9.010 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 274 desa dan kelurahan untuk 29 kecamatan, sehingga pengaman Pemilu pun menjadi tantangan bagi pihak aparat keamanan.

Sementara, wilayah hukum Kabupaten Tangerang pun terbagi menjadi 3 Polres dan 2 Polda, yakni Polresta Tangerang dibawah Polda Banten, serta Polres Tangsel dan Polres Metro Tangerang dibawah naungan Polda Metro Jaya.

Dikatakan Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Divisi Data dan Informasi Ita Nurhayati, bahwa untuk pengamanan wilayah telah diserahkan kepada Polres serta Kodim sesuai dengan zona wilayah hukum.

Sementara, kata Ita, saat ini pihaknya hanya melakukan rekrutmen petugas Linmas yang akan ditempatkan di  9.010 Tempat Pemungutan Suara (TPS), kebutuhan pengamanan dari unsur Linmas itu, dirinci Ita mencapai 18.020 orang, dengan asumsi setiap TPS dijaga oleh 2 petugas Linmas.

"Dengan pihak aparat keamanan kami sifatnya hanya koordinasi saja, yaitu dengan 3 Polres tersebut," kata Ita, Jumat (21/3/2019).

Lanjutnya, diantara 3 Polres tersebut yang paling luas cakupan wilayahnya adalah Polresta Tangerang, yaitu 19 kecamatan, sementara Polres Tangsel dan Polres Metro Tangerang, masing-masing hanya 5 kecamatan.

"Pengamanan yang dilakukan Polresta Tangerang mencakup 180 desa dan kelurahan dengan 5.490 TPS. Polres Tangsel 53 desa dan kelurahan dengan 2.686 TPS dan Polres Metro Tangerang 41 desa dan kelurahan dengan 1.834 TPS," beber Ita.

Terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 1.600 personel gabungan antara Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Tangerang untuk pengamanan di 19 kecamatan, yaitu kecamatan Panongan, Cikupa, Tigaraksa, Solear, Cisoka, Jayanti, Balaraja, Sukamulya, Kresek, Kronjo, Kemiri, Mauk, Sukadiri, Rajeg, Pasar Kemis, Sindang Jaya, Jambe, Mekar Baru dan Kecamatan Gunung Kaler.

Selain itu, pihaknya juga akan menggelar razia gabungan jelang Pemilu. Razia itu dilakukan guna mengantisipasi adanya tindakan sabotase di wilayah hukum Polresta Tangerang.

"Satu minggu sebelum pencoblosan, kita akan razia gabungan di pintu masuk Kabupaten Tangerang selama 1x24 jam. Hal ini untuk mengantisipasi adanya sabotase, teror, kan kejahatan lainnya. 

Sasarannya senjata tajam, senpi bahan peledak, alat-alat digunakan untuk teror lainnya." kata Sabilul.(RMI/HRU)

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

HIBURAN
Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern

Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08

Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill