Connect With Us

166 SMP di Tangerang Diklaim Siap UNBK

Maya Sahurina | Senin, 25 Maret 2019 | 15:00

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan digelar April mendatang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang pun mengklaim 166 SMP setempat telah siap melaksanakannya.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang SMP pada Disdik Kabupaten Tangerang Fahrudin.

"Pelaksanaannya tanggal 22 April 2019. SMP negeri sebanyak 20 sekolah, swasta 146, jadi jumlahnya 166 sekolah yang akan melaksanakan UNBK di Kabupaten Tangerang," ungkapnya kepada TangerangNews, Senin, (25/3/2019) 

Meski demikian, ia masih merasa sedikit khawatir, karena ada beberapa sekolah yang belum mempunyai infrastruktur listrik jika terjadi pemadaman oleh pihak PLN.

"Biasa kendala dialiran listrik. Biasanya kan ada pemadaman, kami sudah mengirim surat ke pihak PLN untuk tanggal 22-25 April, saat pelaksanaan UNBK tidak ada pemadaman aliran listrik. Bagi beberapa sekolah kan belum memiliki genset," tambahnya.

Masih kata dia, di Kabupaten Tangerang masih banyak sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK, pasalnya terkendala jaringan internet. Sehingga, ujian masih manual berbasis kertas tulis.

"Dari jumlah 380 sekolah, 166 UNBK, 214 masih Ujian Nasional Berbasis Kertas Tulis (UNBKT)," tukasnya.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill