Connect With Us

Masa Tenang Pemilu, Bawaslu: Jangan Kampanye di Medsos

Maya Sahurina | Jumat, 29 Maret 2019 | 18:00

Ilustrasi pemilu 2019. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang mengingatkan bahwa media sosial (medsos) tidak boleh digunakan untuk kampanye pada masa tenang Pemilu, yakni 14 - 16 April 2019 mendatang.

Hal itu dikatakan Komisioner Bawaslu Kabupaten Tangerang Zulfikar. Kata Zulfikar, pihaknya pun telah mempersiapkan personel untuk memantau media sosial.

"Kita ada petugas yang khusus memantau medsos. Kalau di masyarakat,  kita ada pengawasan partisipatif dari masyarakat. Kita juga ada lembaga atau orang-orang yang punya ikatan dengan Bawaslu,  mereka siap membantu ketika terjadi pelanggaran," ujarnya, Jumat (29/3/2019)

Ia pun kembali menegaskan, bahwa pada masa tenang Pemilu, segala bentuk kampanye dilarang.

"Jadi kita ingin sampaikan ke masyarakat, dimasa tenang itu sudah tidak ada lagi yang namanya kampanye dalam bentuk apapun.  termasuk di media sosial,  di media cetak atau di media apapun," tambahnya.

Sementara soal sanksi, Peserta Pemilu yang melanggar akan dijerat Undang-undang Pemilu. Sanksi tersebut, kata dia, sebagaimana diatur dalam Pasal 523 ayat 2, Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Kalau itu terjadi, terkena ancaman pada pasal 523 ayat 2, dimana setiap peserta dan atau Tim Kampanye Pemilu yang dengan sengaja pada masa tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang atau materi lainnya kepada pemilih secara langsung atau tidak langsung sebagai mana dimaksud pasal 278 ayat 2,  dipidana dengan penjara paling lama 4 tahun,  dan denda paling banyak 48 juta rupiah," Zulfikar menjelaskan soal sanki pelanggaran kampanye di masa tenang.(MRI/RGI)

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill