Connect With Us

Bupati Tangerang Pimpin Deklarasi Netralitas ASN di Pemilu 2019

Maya Sahurina | Senin, 1 April 2019 | 16:27

Bupati Ahmed Zaki Iskandar memimpin saat memempi apel di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (1/4/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Bupati Ahmed Zaki Iskandar memimpin deklarasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dalam perhelatan Pemilu 2019 di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang Senin (1/4/2019).

Deklarasi tersebut semakin menegaskan bahwa ASN tidak diperkenankan terlibat dalam kegiatan politik praktis. Zaki juga mengingatkan jajarannya, agar tidak menggunakan atribut atau simbol-simbol politik yang bisa dimaknai dukungan kepada salah satu Paslon baik di kantor pemerintahan maupun di media sosial.

Bupati Ahmed Zaki Iskandar memimpin saat memempi apel di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (2/4/2019).

"Selain harus netral, ASN juga harus menjaga sikap dalam kehidupannya sehari-hari sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan menggunakan simbol-simbol yang mengarah (dukungan) dan melanggar aturan sebagai ASN," tegas Zaki.

Selain ASN, Zaki juga mengingatkan kepada para honorer di lingkup Pemkab Tangerang untuk turut menjaga sikap untuk tidak juga menunjukkan dukungan politiknya baik di lingkungan kerja maupun media sosial. Menurut Zaki, Hal itu untuk menjaga nama baik institusim

"Para honorer pun seragamnya sama coklat, untuk itu alangkah baiknya agar menjaga etika birokrasi, agar tidak menciderai netralitas ASN," tambah Zaki.

Bupati Ahmed Zaki Iskandar memimpin saat memempi apel di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (2/4/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Zaki justru mengintruksikan agar para ASN lebih fokus meningkatkan kinerja. Ia mengatakan, sebagai pelayan publik, seorang ASN harus produktif dan ikhlas dalam  melayani masyarakat.

"Mari tingkatkan produktifitas kerja, agar lebih bermanfaat, ikhlaslah dalam melayani masyarakat, jangan ada lagi yang bermalas-malasan," tutupnya.(RMI/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill