Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Marlina, 18, selama 8 bulan hanya terkulai lemah di tempat tidur. Warga Kampung Pulo, RT 25/04, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri tersebut menderita kanker tulang. Namun ibunya yang hanya seorang tukang cuci, membuatnya kesulitan biaya pengobatan.
Lasih, ibu kandung Marlina tidak mengetahui sejak kapan putrinya tersebut mulai terserang kanker tulang.
“Kalau terbaring lemasnya kurang lebih sudah ada 8 bulan ini, tetapi mulai terserang kankernya saya juga tidak tahu. Awalnya anak saya sering jatuh secara tiba-tiba saat sedang berjalan kaki. Akhirnya saya bawa ke RSU Kabupaten Tangerang, namun tidak berapa lama saya bawa pulang lagi karena keterbatasan biaya," ujar Lasih, saat ditemui dikediamannya Rabu (10/4/2019)
Bahkan, untuk membiayai penyakit putrinya tersebut, Lasih mangaku terkadang harus menjual ayam miliknya karena mahalnya biaya perawatan. Karenanya ia berharap ada dermawan yang dapat membantu biaya pengobatan anaknya.
“Semoga ada pihak yang berbaik hati untuk membantu penyembuhan putri saya, karena untuk membeli obat perangsang kulit dan mengganti perban saja setiap tiga hari sekali membutuhkan uang sedikitnya 600 ribu. Untuk mendapatkan uang segitu kadang saya harus pinjam uang ke tetangga. Seringnya sih jual ayam peliharaan ke pasar," bebernya.
Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Corah Usman saat dimintai tanggapan terkait hal ini mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk meninjau secara langsung.
“Mengenai adanya penderita kangker tulang yang membutuhkan bantuan, nanti saya akan berkoordinasi dengan Puskesmas terlebih dahulu untuk datang ke rumahnya," singkatnya.(MRI/RGI)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews