Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Marlina, 18, selama 8 bulan hanya terkulai lemah di tempat tidur. Warga Kampung Pulo, RT 25/04, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri tersebut menderita kanker tulang. Namun ibunya yang hanya seorang tukang cuci, membuatnya kesulitan biaya pengobatan.
Lasih, ibu kandung Marlina tidak mengetahui sejak kapan putrinya tersebut mulai terserang kanker tulang.
“Kalau terbaring lemasnya kurang lebih sudah ada 8 bulan ini, tetapi mulai terserang kankernya saya juga tidak tahu. Awalnya anak saya sering jatuh secara tiba-tiba saat sedang berjalan kaki. Akhirnya saya bawa ke RSU Kabupaten Tangerang, namun tidak berapa lama saya bawa pulang lagi karena keterbatasan biaya," ujar Lasih, saat ditemui dikediamannya Rabu (10/4/2019)
Bahkan, untuk membiayai penyakit putrinya tersebut, Lasih mangaku terkadang harus menjual ayam miliknya karena mahalnya biaya perawatan. Karenanya ia berharap ada dermawan yang dapat membantu biaya pengobatan anaknya.
“Semoga ada pihak yang berbaik hati untuk membantu penyembuhan putri saya, karena untuk membeli obat perangsang kulit dan mengganti perban saja setiap tiga hari sekali membutuhkan uang sedikitnya 600 ribu. Untuk mendapatkan uang segitu kadang saya harus pinjam uang ke tetangga. Seringnya sih jual ayam peliharaan ke pasar," bebernya.
Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Corah Usman saat dimintai tanggapan terkait hal ini mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk meninjau secara langsung.
“Mengenai adanya penderita kangker tulang yang membutuhkan bantuan, nanti saya akan berkoordinasi dengan Puskesmas terlebih dahulu untuk datang ke rumahnya," singkatnya.(MRI/RGI)
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGKetegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews