Connect With Us

Coba Selamatkan Ponsel, Penyebab Dua Karyawati Tewas Terbakar di Panongan

Maya Sahurina | Jumat, 26 April 2019 | 14:12

| Dibaca : 16820

Polisi mengevakuasi jenazah Dua karyawati yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran di PT Panca Agung Panongan, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dua karyawati PT Panca Agung di Panongan, Kabupaten Tangerang, yang tewas terjebak kebakaran kemarin sore diketahui bernama Ayu dan Lia.

Ternyata keduanya berusaha menyelamatkan ponselnya di dalam ruangan pabrik plastik saat kebakaran terjadi.

Naas ketika berada di dalam, api semakin membesar hingga keduanya pun tak bisa menyelamatkan diri.

Ani salah salah satu karyawati pabrik mengatakan, korban sebenarnya sudah keluar, namun ia mencoba masuk lagi untuk mengambil barangnya yang tertinggal. 

"Dia teringat ponsel yang masih ada di dalam pabrik, akhirnya mereka masuk kembali dan kemudian terjadi letupan api sebanyak tiga kali. Sehingga menewaskan mereka," ujarnya, Jumat (26/4/2019).

Diketahui kebakaran yang terjadi pada pabrik baut dan biji plastik di Kampung Tarisi Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang ini berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB oleh BPBD Kabupaten Tangerang beserta personil gabungan.(RAZ/HRU)

TEKNO
Stereotip Gender Tak Lagi Jadi Kendala dalam Sains

Stereotip Gender Tak Lagi Jadi Kendala dalam Sains

Rabu, 31 Maret 2021 | 19:31

TANGERANGNEWS.com-Perjuangan kesetaraan gender dalam STEM (Sains

HIBURAN
Sensasi Berolahraga Sepeda Sambil Nge-Mall di Bale Kota Tangerang

Sensasi Berolahraga Sepeda Sambil Nge-Mall di Bale Kota Tangerang

Jumat, 2 April 2021 | 19:26

TANGERANGNEWS.com-Pandemi covid-19 mengharuskan kita rajin berolahraga

TANGSEL
PPKM Mikro di Tangerang Selatan Diklaim Berhasil 

PPKM Mikro di Tangerang Selatan Diklaim Berhasil 

Selasa, 13 April 2021 | 16:29

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengeklaim bahwa

""Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran.""

Umar bin Khattab