Connect With Us

Coba Selamatkan Ponsel, Penyebab Dua Karyawati Tewas Terbakar di Panongan

Maya Sahurina | Jumat, 26 April 2019 | 14:12

Polisi mengevakuasi jenazah Dua karyawati yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran di PT Panca Agung Panongan, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dua karyawati PT Panca Agung di Panongan, Kabupaten Tangerang, yang tewas terjebak kebakaran kemarin sore diketahui bernama Ayu dan Lia.

Ternyata keduanya berusaha menyelamatkan ponselnya di dalam ruangan pabrik plastik saat kebakaran terjadi.

Naas ketika berada di dalam, api semakin membesar hingga keduanya pun tak bisa menyelamatkan diri.

Ani salah salah satu karyawati pabrik mengatakan, korban sebenarnya sudah keluar, namun ia mencoba masuk lagi untuk mengambil barangnya yang tertinggal. 

"Dia teringat ponsel yang masih ada di dalam pabrik, akhirnya mereka masuk kembali dan kemudian terjadi letupan api sebanyak tiga kali. Sehingga menewaskan mereka," ujarnya, Jumat (26/4/2019).

Diketahui kebakaran yang terjadi pada pabrik baut dan biji plastik di Kampung Tarisi Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang ini berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB oleh BPBD Kabupaten Tangerang beserta personil gabungan.(RAZ/HRU)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill