Connect With Us

5 Orang, Korban Bus Wisata SDN Karang Harja Terguling di Bogor

Mohamad Romli | Rabu, 1 Mei 2019 | 16:49

Bus rombongan wisata SDN Karang Harja Cisoka terguling di Ciawi, Bogor, Rabu (1/5/2019). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Korban kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan siswa SDN Karang Harja 1, Cisoka di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Desa Cibogo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (1/5/2019) pukul 12.00 WIB Bogor dirawat di RS Ciawi. 

Mereka yang dirawat tersebut sebagian besar adalah siswa yang hendak berwisata ke Taman Matahari, Cisarua, Bogor.

Bus rombongan wisata SDN Karang Harja Cisoka terguling di Ciawi, Bogor, Rabu (1/5/2019).

Holil, guru sekolah tersebut kepada TangerangNews mengatakan, sebagian besar korban mengalami luka ringan akibat benturan saat bus tersebut terguling.

"Jumlah korban sebanyak 23 orang, dua diantaranya guru. Namun yang harus dirawat sebanyak 5 orang," ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu (1/5/2019).

Namun, lanjutnya, dari jumlah korban tersebut, ada seorang orang tua siswa yang mengalami luka cukup parah, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif.

"Ada satu orang tua siswa yang lukanya patah tulang," tambahnya.

Dikutip dari Kompas.com,  Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ajun Komisaris Fadli mengatakan, bus yang mengangkut anak sekolah tersebut bergerak dari arah Gadog menuju Puncak untuk berlibur ke Taman Wisata Matahari.

Namun, setiba di tanjakan Selarong, kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan melintir ke sebelah kanan jalan.

"Iya, di tanjakan Selarong kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan melintir ke kanan jalan dengan posisi ban sebelah di atas," kata Fadli, kepada Kompas.com.

Sopir dan penumpang selamat dalam kecelakaan itu setelah berhasil melompat, meski rata-rata korban mengalami luka lecet di kepala, punggung dan dagu.

"Enggak ada, saat ini baru terdata 5 orang yang mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan di RSUD Ciawi," sebut dia.(RMI/HRU)

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill