Connect With Us

Sekolah Dasar di Pagedangan Memprihatinkan

| Rabu, 2 Juni 2010 | 15:36

| Dibaca : 7476

Sekolah Rusak (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Malangnengah 01 di Desa Malangnengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang kondisinya sangat memprihatinkan, nyaris ambruk. Dari enam kelas, satu ruang terpaksa tidak terpakai, sehingga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.
 
Satu ruang kelas yang kondisi atapnya akan mabruk itu  yaitu kelas yang biasa dipakai kelas enam. Kelas yang berada disebelah utara sekolah ini, sudah dua tahun ini hanya dijadikan gudang. Pada ruang kelas itu terlihat hampir seluruh langit-langit bolong, dinding terkelupas hingga terlihat bata, lantai masih beralaskan tanah, serta tidak ada kaca diruangan. Sebenarnya, hampir setiap kelas kondisinya sama. Perpustakaan dan sarana olahraga pun tak ada di sekolah itu.  
 
"Kondisi ini sangat memperihatinkan, kegiatan belajar dan mengajar  sudah tidak kondusif lagi. Anak-anak tidak nyaman dalam belajar," ucap Nurdin, salah seorang guru di SDN tersebut, hari ini.
 
Menurutnya kondisi itu terjadi sejak dua tahun lalu, namun, hingga kini belum juga ada perbaikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Sekolah  yang sudah 20 tahun berdiri itu, kata Nuridn,  sebenarnya sudah tidak layak pakai sebab kondisinya hampir ambruk. Dia khawatir jika kelas rusak tersebut digunakan akan roboh.
 
"Kami sudah bosan mengusulkan perbaikan, tidak pernah teralisasi," kata guru yang biasa mengajar di kelas enam itu. Sekolah yang berada dipinggir Jalan Raya Parung Panjang-Legok itu setiap kali hujan turun selalu digenangi air.Penyebabnya, kata dia, karena genteng bocor serta tidak adanya drainnase. Setaiap kali hujan, genangan air, hingga ke ruang ruang guru. "Pokonya kalau hujan, keadaanya tambah mengenaskan,” tegasnya,
 
Kasie Data Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Asep Ruhimat menyebutkan di seluruh kabupaten Tangerang terdapat 17 ruang kelas yang rusak. Salah satunya di SDN Malangnegah, Pagedangan.  "Kerusakkan bangunan mencapai 60 persen, seperti genteng bocor, dinding retak, plafon bolong. Untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak nantinya, akan disesuaikan dengan anggaran," ungkapnya.
 
Komisi B DPRD Kabupaten Tangerang, Muchlis sangat prihatin dengan kodisi tersebut. Untuk memperbaiki sekolah tersebut pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan dinas terkait.
 
Dirinya mengaku sudah memperjuangkan SD tersebut. Namun, sayangnya Dana Alokasi Khusus tahun 2010 tidak ada anggaran untuk pembangunan fisik. Anggarannya untuk buku dan perpustakaan. "Mudah-mudahan tahun 2011, anggaran perbaikan untuk SD rusak akan diprioritaskan," tuturnya. (dira)

BANTEN
Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Jumat, 8 Juli 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com-Kepala Lapas Wanita Tangerang, Murbihastuti menjelaskan, pada lebaran tahun ini mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tidak mendapatkan remisi pada tahun ini lantaran masih bermasalah dengan hukum.

TANGSEL
83 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Pria Bertato Batman

83 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Pria Bertato Batman

Jumat, 29 Juli 2016 | 19:49

TANGERANGNews.com- Sebanyak 83 adegan rekonstruksi, diperagakan kedua pelaku pembunuhan pria bertato Batman, Andi Saputra ,30, yang dibunuh kemudian dibakar pada Selasa (26/7).

HIBURAN
Besok, Hari Terakhir Jakarta Fair Kemayoran

Besok, Hari Terakhir Jakarta Fair Kemayoran

Sabtu, 16 Juli 2016 | 18:59

Perhelatan akbar event Jakarta Fair Kemayoran 2016 kini telah memasuki pekan terakhir penyelenggaran. Pameran multi produk terbesar, terlama dan terlengkap di kawasan Asia Tenggara ini pun akan ditutup Minggu, 17 Juli besok.

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance