Connect With Us

FPI Sebut Tak Ada Kecurangan Pemilu di Tangerang

Mohamad Romli | Selasa, 7 Mei 2019 | 20:00

Kegiatan buka puasa bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif di kediaman H. Masrukin, tokoh masyarakat Perum Mas Pratama, Kecamatan Rajeg, Tangerang, Selasa (7/5/2019). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tangerang Habib Hasan Al-Kaff menyebut tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pelaksanaan pemilu sudah berlangsung bebas, rahasia, jujur, dan adil. 

"Apresiasi kepada penyelenggara yang sudah melaksanakan pemilihan umum dengan baik," ujarnya saat buka puasa bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif di kediaman H. Masrukin, tokoh masyarakat Perum Mas Pratama, Kecamatan Rajeg, Tangerang, Selasa (7/5/2019).

Oleh karena itu, kata Habib Hasan, segenap pihak hendaknya menghormati tahapan pemilihan umum yang telah dilaksanakan. Ia mengajak, semua pihak menunggu hasil resmi KPU dengan tenang dan sabar. Ia pun berkomitmen untuk tidak melakukan pengerahan massa dan meminta semua pihak menerima hasil dari KPU. 

"Kita sama-sama menjaga situasi agar tetap damai dan lebih baik kita memperbanyak ibadah," ucapnya. 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyambut baik sikap dari Habib Hasan. Menurutnya, sikap bijaksana itu patut dicontoh dan dijadikan teladan karena dapat turut menyejukkan masyarakat. 

"Sudah seharusnya semua pihak mempercayakan tahapan pemilihan umum kepada penyelenggara yang telah kita sepakati bersama," ujarnya. 

Sabilul mengatakan, siapa pun yang terpilih adalah pemimpin seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, kata dia, segenap kalangan harus menghormati dan mendoakan agar pemimpin terpilih amanah. 

"Kita lanjutkan kehidupan bermasyarakat, silaturahmi, dan membangun kebersamaan tanpa gesekkan apalagi hasutan," tandasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

NASIONAL
 Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill