Connect With Us

Pemotor di Balaraja ini Kaget Dikira Ditilang, Ternyata Diajak Berbuka Puasa

Maya Sahurina | Kamis, 16 Mei 2019 | 18:41

Tampak Petugas Satlantas Polresta Tangerang saat memberhentikan pengendara roda dua untuk mengajak berbuka puasa bersama dengan para pengendara lainnya. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemotor yang melintas di fly over Balaraja, Kecamatan Balaraja dibuat kaget, karena tiba-tiba diberhentikan oleh petugas Satlantas Polresta Tangerang, Kamis (16/5/2019).

Bahkan tak sedikit dari mereka tampak gugup ketika diminta petugas untuk meminggirkan kendaraannya.

Wajah gugup itu berubah sumringah ketika mereka mendapatkan penjelasan tujuan diberhentikan bukan untuk diperiksa surat kelengkapan berkendara, namun diajak berbuka puasa bersama.

Tampak Petugas Satlantas Polresta Tangerang saat memberhentikan pengendara roda dua untuk mengajak berbuka puasa bersama dengan para pengendara lainnya.

"Tadi kaget banget pas diberhentiin, eh ternyata diajak buka puasa," ungkap Ita, salah seorang pemotor kepada TangerangNews.

Di lokasi tersebut, Satlantas Polresta Tangerang telah menyiapkan menu berbuka puasa, bahkan dengan penampilan humanis, beberapa personel Polwan melayani para pengendara menyiapkan menu berbuka puasa.

Saat azan Magrib berkumandang, dengan susana lesehan, para pengendara itu pun bersama-sama petugas menikmati berbuka puasa bersama.

KBO Satuan Lalu lintas Polresta Tangerang Iptu I Made Artana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kebersamaan antara pengguna jalan dengan petugas lalu lintas.

"Melalui kegiatan berbuka puasa bersama ini, kami ingin semakin dekat dengan masyarakat, dalam ini pengguna jalan," kata Made.

Selain itu, kesempatan ini juga digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Tangerang terus dapat ditekan.

"Kami sampaikan juga pesan-pesan, agar pengguna jalan semakin meningkatkan disipilin berlalu lintas, sehingga keselamatan berlalu lintas menjadi budaya kita bersama," tukasnya.(RMIHRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill