Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TANGERANGNEWS.com-Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif memimpin pendistribusian bekal kesehatan (bekes) bagi anggota yang bertugas melakukan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Bekes dibagikan guna mengupayakan kesehatan anggota tetap dalam kondisi prima selama menjalankan tugas.
“Bekes merupakan salah satu usaha agar anggota tetap fit sehingga tetap bisa melayani masyarakat,” ujarnya saat mendistribusikan bekes di Pos Pelayanan dan Pengamanan Citra Raya, Cikupa, Tangerang, Sabtu (1/6/2019).

Sabilul menjelaskan, bekes yang diberikan terdiri dari supelemen atau vitamin, madu, obat pencegah masuk angin, minyak angin, dan masker. Bekes, kata Sabilul, diberikan ke tiap anggota baik yang bertugas di lapangan, pos pengamanan, ataupun yang piket di Mapolres.
"Selain bekes, kita juga memberikan makanan dan minuman," terangnya.
Dia menambahkan, bekes dan makanan yang diberikan juga diperuntukkan bagi unsur lain yang turut terlibat dalam pengamanan. Diantaranya, TNI, pramuka, satpol PP, dan petugas Dishub.
Sabilul menyampaikan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan operasi adalah kondisi fisik. Hal itu, kata dia, dipengaruhi durasi bertugas, kondisi cuaca, dan kondisi lapangan saat bertugas. Oleh karenanya, lanjut dia, anggota diberi bekes agar faktor-faktor yang dapat menurunkan daya tahan tubuh dapat diminimalisir.
Sabilul pun mengaku sudah mengintruksikan anggota untuk menjaga kesehatan. Menurutnya, anggota sudah diminta untuk menyempatkan berolahraga, menjaga pola makan, dan mengelola waktu istirahat dengan baik.
“Jangan sampai karena kondisi fisik yang tidak kita jaga membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu. Itu poinnya,” tandas dia.(RMI/HRU)
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews