Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memantau langsung suasana malam takbiran di sekitar kawasan Citra Raya, Cikupa, Selasa (4/6/2019).
Zaki tiba di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Kalimaya 2019 Polresta Tangerang di Gerbang Perumahan Citra Raya sekitar pukul 21.30 WIB.
Didampingi Camat Cikupa, Hendar Hermawan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat serta pejabat Pemkab Tangerang lainnya, Zaki langsung memasuki area posko yang disambut Kapoltesta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif yang didampingi Waka Polresta Tangerang AKBP Komarudin.
Kepada awak media, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu mengatakan, berdasarkan pantauannya di tiga Posko Pelayanan arus mudik, arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Jika pun terjadi kepadatan seperti malam ini, disebabkan karena banyaknya warga yang keluar rumah untuk merayakan malam takbiran.
"Mudah-mudahan juga saat arus balik nanti, Sabtu dan Minggu, situasinya juga lancar," kata Zaki.
Ia juga menegaskan, Pemkab Tangerang yang bersinergi dengan pihak TNI Polri, terus bersiaga menjaga keamanan dan kenyamanan warga yang melakukan mudik tersebut
"Kami imbau, lengkapilah perlengkapan berkendara, jaga selalu keselamatan saat berlalu lintas," imbaunya.
Ditambahkan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, pantauan situasi lalu lintas hingga pukul 21.45 WIB, warga yang melakukan aktivitas takbiran keliling masih ramai.
"Namun, kondisi lalu lintas ramai lancar," katanya.(RMI/HRU)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews