Connect With Us

Hore! Lapangan Balaraja Akan 'Disulap' Menjadi Taman

Maya Sahurina | Rabu, 12 Juni 2019 | 17:59

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Taufik Emil, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Saifullah saat meninjau lapangan Balaraja, Rabu (12/6/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kecamatan Balaraja dan sekitarnya akan memiliki fasilitas ruang terbuka hijau (RTH). Pasalnya, lapangan yang berlokasi di dekat fly over Balaraja akan dibangun menjadi taman.

Beberapa pejabat seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Taufik Emil, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Saifullah serta Camat Balaraja Mas Yoyon Suryana pun meninjau langsung kondisi terkini lapangan Balaraja itu, Rabu (12/6/2019).

Rencananya, diatas lahan yang saat ini difungsikan warga sebagai lapangan sepakbola itu, akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan sarana dan prasana lainnya, seperti taman bermain ramah anak, sarana olahraga, lapangan upacara hingga panggung pentas seni yang akan menjadi tempat rekreasi masyarakat Balaraja dan sekitarnya.

"Sekarang kita sudah buat site plannya disesuaikan dengan luas lahannya," kata Sekda di lokasi.

"RTH ini kita buat nyaman untuk masyarakat, baik taman bermain, sarana olahraga hingga jogging track ," tambahnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Saifullah menambahkan, pembangunan RTH tersebut melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD, diantaranya  Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya alam, dan Bagian Kerjasama Setda Kabupaten Tangerang.

"Hari ini tim meninjau langsung kelapangan Balaraja, untuk anggaran kita akan rencanakan diperubahan oleh setiap OPD," katanya.

Sementara Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Balaraja Arif membeberkan, konsep yang diinginkan masyarakat Balaraja yaitu RTH yang juga berfungsi sebagai ruang publik terpadu, artinya menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, mulai dari balita remaja, hingga kaum lansia.

Kelompok usia remaja, kata dia, menginginkan dibangun wall climbing , street gym , skate park dan panggung kesenian. Sementara kelompok usia lansia menginginkan ada jogging track untuk berolahraga.

"Keinginan masyarakat Balaraja kita akan wujudkan, mudah-mudahan pembangunan ini akan terwujud secepatnya," tukasnya.(MRI/RGI)

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill