Connect With Us

Tinjau Sekolah di Pasar Kemis, Mendikbud Bicara Kelanjutan Sistem Zonasi

Maya Sahurina | Senin, 15 Juli 2019 | 12:27

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat meninjau di salah satu sekolah, di Kabupaten Tangerang, Senin (15/7/2019) (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meninjau beberapa sekolah, di Kabupaten Tangerang, Senin (15/7/2019).

Salah satunya Kunjungan Kemendikbud yakni pada Sekolah Permata Insani, di Pasar Kemis. Kehadirannya disambut oleh para guru dan siswa - siswi.

"Melihat keadaan di lapangan pasca pelaksanaan PPDB dan program pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan, ini dilakukan di tingkat sekolah baik yang negeri atau swasta," ujar Mendikbud Muhadjir.

BACA JUGA:

Selanjutnya kata Muhadjir, ia mengimbau seluruh orang tua untuk mengantarkan anak-anaknya di hari pertama sekolah.

"Untuk memastikan bahwa semua berjalan sesuai yang diharapkan, yang pertama diminta untuk benar-benar pengenalan lingkungan fisik dan non fisik. Sekolah bukan berarti hanya di dalam ruangan namun keterlibatan pihak msyarakat dan orang tua untuk mengantarkan anak anaknya," katanya.

Di tempat yang sama Muhadjir menyebut bila sistem zonasi akan dilaksanakan kembali pada tahun depan. Hal itu juga untuk membenahi pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk PPDB setelah ini akan dipikirkan dan dinas seluruh Indonesia untuk menjamin anak yang tidak tertampung di sekolah," ujarnya.

Lanjut Muhadjir, pemerintah dapat lebih mudah menginventarisasi dan memverifikasi kondisi sarana prasarana pendidikan. Untuk kemudian dapat melakukan intervensi yang diperlukan, agar kedepannya lebih baik lagi. 

"Setiap hari dievaluasi dan akhir Juli sudah mendapatkan masukan dari berbaikan PPDB tahun depan. Saat ini sedang proses," ujarnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill