Connect With Us

Cari Solusi, Pemkab Tangerang Gelar Bursa Inovasi Desa

Maya Sahurina | Rabu, 31 Juli 2019 | 13:49

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid saat mengunjungi Bursa Inovasi Desa (BID), yang di gelar di Gedung Serba Guna, Tigaraksa, Rabu (31/7/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Tangerang melalui Dinas  Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), menggelar Bursa Inovasi Desa (BID), di Gedung Serba Guna, Tigaraksa, Rabu (31/7/2019).

Moch Maesyal Rasyid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang mengatakan BID berperan sebagai salah satu cara pemerintah memberikan dukungan terhadap inisiatif baik masyarakat Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA:

Proses ini memanfaatkan pertukaran pengalaman kecamatan ke kecamatan lain melalui forum bursa BID, sehingga tumbuh semangat untuk melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pembangunan. Kabupaten Tangerang sendiri memiliki 29 Kecamatan dan  256 desa.

"Adanya Bursa Inovasi Desa ini diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan. Namun, inovasi bukan hanya di level tingkat Kabupaten Tangerang. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), setiap kecamatan harus bisa berinovasi, sehingga pemerintahan mendapat  kepercayaan mewakili ke provinsi,” ujarnya.

Maesyal menyebutkan ada beberapa daerah di Kabupaten Tangerang yang telah memasuki tingkat nasional dalam program BID ini.

"Kemarin inovasi kampung Keluarga Berencana (KB) di Jayanti, inovasi layak anak di Panongan dan banyak inovasi lainnya," katanya.

Maesyal mengatakan, program tersebut juga bertujuan untuk menjembatani kebutuhan masyarakat desa, sekaligus sebagai sarana penyelesaian masalah dalam penggunaan dana desa.

"Diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang didanai desa," ucapnya.

Lanjut Maesyal, pemerintah desa harus bisa berinovasi 

dengan menyajikan inspirasi dan harus memiliki program yang dapat berjalan. 

"Pemerintah desa harus melakukan pemberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif dan terbukti berhasil,” pungkasnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill