Connect With Us

Mengandung Zat Berbahaya, Warga Diimbau Hindari Kantong Plastik Bungkus Daging Kurban

Maya Sahurina | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 18:47

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau salah satu lapak penjualan hewan kurban di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (7/8/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sampah plastik menjadi masalah yang belum dapat diatasi. Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau warga menggunakan pembungkus alternatif untuk daging hewan kurban Idul Adha. Selain lebih higienis, juga mengurangi sampah plastik.

Imbauan itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteliner Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan  Kabupaten Tangerang Febya Satyaningsih. Ia menyarankan distribusi daging kurban Idul Adha tidak menggunakan kantong plastik.

"Karena mengandung zat karsinogen. Zat tersebut dapat membahayakan kondisi kesehatan tubuh manusia dalam jangka panjang. Penggunaan kantong plastik juga tidak ramah lingkungan," ujarnya kepada _TangerangNews_, Sabtu (10/8/2019).

Fabya menjelaskan, kemasan alternatif pengganti kantong plastik sebenarnya sudah banyak beredar dan mudah didapatkan.

"Alternatif lainnya masyarakat bisa menggunakan daun pisang sebagai pembungkus daging, itu lebih ramah lingkungan dan juga lebih higienis dibandingkan kantong plastik. Selain itu lebih praktis juga walaupun hanya sekali pakai," katanya.

Fabya melanjutkan, pihaknya telah menginstruksikan hal itu kepada panitia kurban di wilayah kabupaten Tangerang.

"Panitia kurban diharuskan tidak menggunakan kantong plastik, hal itu sebagai upaya pencegahan kerusakan lingkungan. Panitia juga harus mengelola limbah hewan kurban usai pemotongan nanti," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill