Connect With Us

Satu Jamaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Meninggal di Tanah Suci

Maya Sahurina | Senin, 19 Agustus 2019 | 15:32

Ilustrasi Haji (Sumber Merdeka.com / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Salah satu jamaah haji asal Kabupaten Tangerang Masni binti Ahmad Hasanudin dilaporkan meninggal dunia, Minggu (17/9/19) waktu Arab Saudi.

Kepala Urusan Umroh dan Haji Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang Anis Suandi mengatakan Almarhumah adaalah salah satu jamah haji dengan nomor porsi 2800139233 adalah jemaah dengan kloter 11 JKG.

“Saat ini jenazah sudah dimakamkan di Maqbaroh Saroya, Saudi Arabia,” ujar anis, Senin (19/8/2019)

BACA JUGA:

Anis menjelaskan Masni merupakan jemaah haji asal Kampung Pakuhaji, RT1/5, Desa Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Meksi begitu, Anis mengaku belum tahu penyebab meninggalnya Masni.

Dijelaskan Anis meninggalnya Masni menambah angka jamaah yang berpulang di Tanah Suci. Saat ini sudah ada 2 jemaah haji asal Kabupaten Tangerang yang meninggal dunia. Ia pun mengimbau para jemaah haji agar selalu menjaga kesehatan.

“Agar nanti pulang ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat,” tutupnya.(RAZ/RGI)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill