Connect With Us

Kabupaten Tangerang Dipersiapkan Jadi Smart City

Maya Sahurina | Kamis, 12 September 2019 | 16:59

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Taufik Emil. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang menjadi salah satu kabupaten yang masuk dalam kategori 100 kabupaten/kota menuju smart city (kota pintar) yang merupakan salah satu program dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan, untuk mempersiapkan Kabupaten Tangerang menjadi smart city, pihaknya masih melakukan berbagai bimbingan teknis kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang. 

"Tahapan-tahapan sudah berjalan seperti e-planing, e-budgeting, e-monev, dan berbagai aplikasi online yang telah diterapkan oleh OPD di Kabupaten Tangerang," ujarnya, Kamis (12/9/2019). 

Taufik menyebutkan, ada beberapa dinas yang sudah terintegrasi oleh aplikasi online, seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan pelayanan pembayaran pajak online, Rumah Sakit Umum Daerah +RSUD) dengan aplikasi pendaftaran secara online, dan Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPMTSP) yang sudah menggunakan aplikasi OSS ( _one single system).

"Ini merupakan salah satu pengembangan pelaksanaan program untuk menuju smart city," imbuhnya.

Baca Juga :

Taufik menjelaskan, mulai dari aparat pemerintah, OPD dan masyarakat bisa menikmati data yang bisa diakses menggunakan media elektronik.

"Saat ini yang harus dipersiapkan yaitu meningkatkan SDM, Peralatan, jaringan internet dan beragam aplikasi," jelasnya. 

Emil mengatakan akan melibatkan pihak ketiga dan juga akan membangun gedung khusus Kominfo yang lengkap dengan SDM yang ahli dan peralatannya berlokasi di Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Disitu ada ruang komando centernya, ruang sistemnya dan ruang khusus servernya (peladen). Kita melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaannya. Seperti memproteksi dan sterilisasi untuk mengantisipasi hacker," pungkasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill