Connect With Us

SIDONI Permudah Warga Cari Kantong Darah di Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Minggu, 15 September 2019 | 15:57

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan pemotongan pita dalam peluncuran aplikasi berbasis android SIDONI (Sistem Informasi Donor Darah Indonesia), Minggu, (15/9/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Unit Donor Sarah (UDD) Kabupaten Tangerang melauncing aplikasi berbasis android SIDONI (Sistem Informasi Donor Darah Indonesia), Minggu, (15/9/2019).

Dr Zainal Muttaqin, Ketua UDD Kabupaten Tangerang mengatakan aplikasi SIDONI nantinya bisa dipergunakan untuk pendonor agar dapat mudah mengakses di mana tempat untuk melakukan donor. Selain itu juga memberikan informasi bagi masyarakat yang butuh kantong darah.

"Aplikasi ini memiliki fitur yang sangat bermanfaat berisi jadwal donor darah setiap hari di mana saja dan edukasi dalam ketersediaan darah untuk mengecek darah yang terupdate. Kemudian agenda donor darah sudah waktunya atau belum, serta berisi biodata pendonor dan aplikasi ini bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang sangat dibutuhkan," kata Zainal.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam sambutannya mengatakan perkembangan donor darah di Kabupaten Tangerang selanjutnya adalah objek untuk donor darah mendistribusikan kantong kantong darah dari rumah sakit, dari UDD maupun ke rumah sakit atau puskesmas.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mengapresiasi dan mendukung seluruh program ini dan mudah-mudahan bisa menjadi program unggulan dari Kabupaten Tangerang, untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya.

Zaki menambahkan yang paling penting itu perlu informasi dan penyebaran pengetahuan terhadap donor darah kepada masyarakat agar ikut, salah satunya melalui sistem aplikasi. Informasi SIDONI ini juga yang membuat masyarakat tahu jelas tentang donor darah dan akan menarik kalangan milenial dengan aplikasi ini.

Sementara itu Soma Atmaja, Ketua PMI Kabupaten Tangerang mengungkapkan tujuannya menyelenggarakan acara simposium ini yaitu peningkatan kualitas pelayanan darah.

"Kegiatan hari ini selain melauncing aplikasi SIDONI juga diadakan simposium dengan tema peningkatan mutu dan kualitas darah di era milenial, karena kualitas darah yang di tampung di PMI maupun UDD haruslah benar-benar steril dan aman dari kontaminasi penyakit, agar masyarakat merasa aman dan terjamin," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Pria Ngaku Anggota KPK Sekap Nenek 70 Tahun di Serpong

Pria Ngaku Anggota KPK Sekap Nenek 70 Tahun di Serpong

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:27

Seorang pria berinisial EJ, 45, diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Serpong lantaran melakukan aksi penipuan disertai penyekapan seorang perempuan lanjut usia berinisial ITS, 70.

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill