Connect With Us

Tangki Pemanas Meledak, Satu Tewas, Tiga Luka-Luka

| Senin, 28 Juni 2010 | 17:40

| Dibaca : 6431

Tampak sejumlah petugas satpam PT Maxxpos Prima Kadu, yang berlokasi di Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang mengamankan pabrik dan melarang wartawan untuk masuk ke lokasi kejadian. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANGNEWS-Sebuah tangki pemanas air di sebuah pabrik yang memproduksi karton, yakni PT Maxxpos Prima Kadu, yang berlokasi di Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang sekitar pukul 00.30 dini hari tadi meledak. Akibat peristiwa itu, satu orang dinyatakan tewas, sedangkan tiga orang lainnya luka-luka
 
Kapolsek Metro Cikupa, Kabupaten Tangerang AKP Yuli Haryudo mengatakan, korban tewas adalah Arma yang berusia 30 tahun. Sedangkan korban luka masing-masing adalah, Bungsirin ,30, Sukirno ,30, dan Mulyana ,30. “Keempat korban yang tewas dan luka kini sudah kami evakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
 
Peristiwa tersebut menurut Kapolsek berawal dari korban bernama Arma yang sedang mengisi mesin pemanas air dengan batubara. Namun, tiba-tiba mesin tersebut meledak sehingga korban yang berada di dekatnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Bahkan, menurut Yuli, saat ditemukan korban sudah terpelanting terkena ledakan itu hingga dua meter. “Sama dengan korban Arma, tiga karyawan perusahaan itu juga terkena ledakan tersebut. Posisi ketiganya memang tidak jauh dari lokasi, sehingga mereka luka-luka,” jelasnya, saat dihubungi TangerangNews.com
 
Beruntung, kata Kapolsek, ketiganya tidak mengalami luka serius. Hanya mengalami luka dibagian tangan dan kepala dengan luka ringan.  "Dini hari itu juga, baik korban luka maupun korban tewas langsung kami larikan ke RSUD. Korban tewas kini berada di ruang instalasi jenazah, sedangkan korban luka berada di instalasi gawat darurat," ujarnya.

Terkait penyebab ledakan, lanjut Yudo, pihaknya masih belum bisa memastikan. Namun demikian, sampel serpihan mesin yang meledak sudah dibawa ke Puslabfor Polda Metro Jaya. "Penyebabnya akan kita ketahui setelah keluarnya hasil penetian tim Puslabfor," katanya.  Sementara itu, Iwan seorang karyawan perusahaan itu yang ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang mengatakan, hingga siang tadi  keluarga korban masih dalam perjalanan. “Keluarganya sedang dalam perjalanan menunju ke sini,” tuturnya. (dira/rangga)

KAB. TANGERANG
Istri Kerja jadi TKW, Suami Gagahi Siswi SMP di Pakuhaji

Istri Kerja jadi TKW, Suami Gagahi Siswi SMP di Pakuhaji

Jumat, 9 Desember 2016 | 20:00

TANGERANGNews.com-Seorang pria berinisial, MN alias Garing, 23, tega menyetubuhi tetangganya yang masih duduk di bangku SMP. Hal itu dilakukan Garing karena istrinya menjadi TKW di Arab Saudi.

TEKNO
Cabuli Santri, Guru Agama di Tangerang Divonis 14 Tahun

Cabuli Santri, Guru Agama di Tangerang Divonis 14 Tahun

Selasa, 6 Desember 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com- Harjo Harjoko alias Ujo seorang terdakwa kasus persetubuhan anak, divonis 14 tahun penjara dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Senin (5/12/2016) kemarin.

PROPERTI
Penghuni Berharap Smart City di BSD dalam Bindang Keamanan

Penghuni Berharap Smart City di BSD dalam Bindang Keamanan

Jumat, 25 November 2016 | 17:00

TANGERANGNews.com-Penghuni di BSD City menyatakan senang-senang saja dengan akan adanya aplikasi yang akan diluncurkan Sinar Mas Land untuk menunjang kebutuhannya. Namun, penghuni lebih mengutamakan agar kemanan lebih ditingkatkan.

"Jangan Biarkan Apa yang Tidak Bisa Anda Lakukan menganggu apa yang Bisa Anda Lakukan "

John R Wooden