Connect With Us

Menkopolhukam Wiranto Diserang di Pandeglang

Muhamad Ikbal | Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:18

Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal di Alun-alun Menes, Kamis (10/10/2019). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang. Seorang pria tiba-tiba datang hendak menusuk Wiranto.

Menurut laporan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.55 WIB saat mantan Panglima ABRI tersebut hendak meninggalkan Alun-alun Menes.

Sebelum peristiwa penyerangan yang menggunakan senjata tajam itu, Wiranto sempat menghadiri sebuah acara di Pandeglang dalam rangka HUT Mathlaul Anwar.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto juga ikut menjadi korban penusukan dan terluka di bagian punggung dan dada.

Pelaku penusukan saat ini sudah diamankan polisi. Belum diketahui motif pelaku menyerang Menko Polhukam.(MRI/RGI)

NASIONAL
Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill