Connect With Us

Petahana Cakades Serdang Kulon Ini Ingin Lanjutkan Program Unggulan

Muhamad Heru | Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:39

Aden Sukarna Calon Kepala Desa Serdang Kulon. (TangerangNews/2019 / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Setiap calon kepala desa (Cakades) di Kabupaten Tangerang saat ini tengah sibuk mensosialisasikan program unggulannya.

Tidak terkecuali di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Serdang Kulon, Aden Sukarna, kembali memberanikan diri untuk maju sebagai petahana.

Baginya, mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Serdang Kulon adalah sebuah panggilan jiwa untuk mengabdi kepada masyarakat luas.

Ia pun menyodorkan beberapa lanjutan program unggulan untuk kemajuan desanya.

"Visi misi kami menjadikan Desa Serdang Kulon yang mandiri dan Berakhlakul Karimah. Melanjutkan pembangunan dan pemberdayaan serta pembinaan terhadap masyarakat," tuturnya, Kamis (17/10/2019).

Calon Kades no urut 2 ini bercerita di masa kepemimpinannya, ia telah mendapatkan berbagai prestasi seperti penghargaan dalam gerakan sayang ibu (GSI) tingkat Nasional, Penerima prakarti utama satu tingkat Provinsi Banten, KTS, Padapa tingkat provinsi, UKM kue kering desa, serta penghargaan lainnya.

"Semoga kami selalu amanah. Kami lahir di sini besar juga di sini. Apabila terpilih kembali, kami bersama-sama masyarakat akan membangun desa yang lebih unggul lagi," ungkapnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill