Connect With Us

Pacu Pilkades Aman, Polresta Tangerang Gelar Safari Kamtibmas

Maya Sahurina | Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:21

Polresta Tangerang menggelar Safari Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di aula Kecamatan Sukadiri, Selasa (22/10/2019). (TangerangNews/2019 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kapolresta Tangerang AKBP Komarudin memastikan situasi keamanan dan ketertiban saat pelaksaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak terjamin. Pasalnya, selain akan menindak pengacau, upaya preventif pun tetap dikedepankan.

Salah satu upaya preventif itu dengan menggelar Safari Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di 28 Kecamatan di Kabupaten Tangerang yang menggelar Pilkades serentak akhir tahun 2019 ini.

Polresta Tangerang menggelar Safari Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di aula Kecamatan Sukadiri, Selasa (22/10/2019).

Komarudin mengatakan, Pilkades sebagai pesta demokrasi rakyat harus dijaganya marwahnya. Sehingga tidak ada tindakan sekecil apapun yang dapat mencederai pesta rakyat tersebut.

“Safari Kamtibmas ini sangat penting untuk kami menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, sekaligus sebagai upaya preventif agar situasi keamanan dan ketertiban saat Pilkades serentak tetap kondusif,” ujar Komarudin saat melakukan kegiatan tersebut di aula Kecamatan Sukadiri, Selasa (22/10/2019).

Komarudin juga mengajak semua elemen masyarakat turut berperan, agar pelaksanaan praktik demokrasi langsung tingkat desa itu berjalan lancar. Ia berpesan, pelaksanaan Pilkades tidak diwarnai oleh penyampaian kampanye hitam ( black campaign ), ujaran kebencian, informasi bohong (hoaks) dan praktik politik uang ( money politic ).

“Seluruh elemen masyarakat, calon kades, penyelenggara, pemuda-pemudi harus mengambil peran menyukseskan Pilkades serentak ini. Gunakan cara-cara yang baik dalam berkontestasi, hindari tindakan yang dapat memperkeruk suasana keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Baca Juga :

Komarudin juga berpesan agar masyarakat menggunakan media sosial secara bijak, karena di era internet saat ini, masyarakat mudah menyampaikan apapun melalui media sosial.

“Sampaikan hal-hal yang baik saja di media sosial, jangan yang membuat gaduh. Gunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai melanggar hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Safari Kamtibmas itu diikuti oleh ratusan peserta. Tiga desa di Kecamatan Sukadiri akan menggelar Pilkades serentak, diantaranya Desa Buaranjati, Desa Rawakidang dan Desa Karang Serang. Selain itu, kegiatan serupa juga digelar Polresta Tangerang di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Selain itu, turut digelar deklarasi damai Pilkades yang diikuti para calon kepala desa setempat. Mereka berkomitmen akan turut menciptakan suasana aman dan damai di Pilkades serentak ini.(RMI/HRU)

PROPERTI
Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Senin, 2 Februari 2026 | 14:00

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengumumkan para pemenang BTN Housingpreneur 2025 dalam seremoni penutupan BTN Expo 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu, 31 Januari 2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill