Connect With Us

Beragam Benda Bersejarah Ditemukan di Sungai Cisadane

Maya Sahurina | Jumat, 25 Oktober 2019 | 17:39

Pencari ikan Abdul Aziz, 48, menemukan benda patung naga emas, kapak corong di Sungai Cisadane. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pencari ikan di Sungai Cisadane, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, tak sengaja menemukan benda-benda yang diduga memiliki nilai Sejarah. Benda yang ditemukan itu mulai dari patung naga emas, kapak corong yang terbuat dari perunggu, teko emas dan senjata tajam jenis keris.

Abdul Aziz, 48, pencari ikan yang menemukan benda itu bersama warga setempat berencana untuk meminta bantuan arkeolog untuk meneliti benda yang ditemukannya.

Pencari ikan Abdul Aziz, 48, menemukan benda patung naga emas, kapak corong di Sungai Cisadane.

Abdul Aziz mengatakan, secara keseluruhan benda-benda itu ditemukannya sejak tahun 2016 lalu dan yang terbaru adalah teko emas yang ditemukannya Agustus kemarin, saat kondisi debit air Sungai Cisadane mengalami penyusutan akibat kemarau.

Pencari ikan Abdul Aziz, 48, menemukan benda patung naga emas, kapak corong di Sungai Cisadane.

"Lagi di pinggir sungai nyari ikan pakai sampan terus ada benda diantara batu-batu, pas saya ambil ternyata teko dan benar-benar berat. Lalu saya bawa pulang dan bersihkan," jelasnya, Jumat (24/10/2019).

Aziz menjelaskan, selain teko emas didalam rumahnya juga terdapat keris sepanjang satu meter lebih, yang ditemukannya di daerah Serpong, Tangerang Selatan. Aziz menduga dua benda yang ditemukannya itu memiliki nilai bersejarah.

Pencari ikan Abdul Aziz, 48, menemukan benda patung naga emas, kapak corong di Sungai Cisadane.

"Sepertinya sih bersejarah, teko saja seluruhnya itu besi dan berwarna emas. Kalau keris ini saya cari di internet seperti keris kerajaan dahulu mungkin kerjaan Banten, soalnya pas saya temukan sudah berkarat tetapi tidak hancur lengkap dengan gagangnya. Ukirannya juga kepala naga zaman-zaman kerajaan dahulu, apalagi ukurannya yang tidak seperti keris sekarang," ujarnya.

Sementara itu salah satu warga Kampung Kiyai Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Raden Muklis mengungkapkan, jika penemuan benda diduga bersejarah itu bukan pertama kalinya, sebelumnya pada tahun 2016 lalu ada pencari ikan yang menemukan kapak corong yang terbuat dari perunggu.

"Kapak itu sudah diteliti dan katanya berasal dari zaman peralihan pra sejarah oleh seorang arkeolog Banten, sekarang disimpan dirumahnya," ungkapnya.

Mukhlis melanjutkan, pencari ikan lainnya juga menemukan patung naga emas, dan rencananya Mukhlis bersama warga setempat berencana meminta bantuan Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) setempat untuk meneliti temuan warga tersebut.

"Kalau ada sejarahnya kan lebih bagus, berarti di Sungai Cisadane ini masih ada benda-benda peninggalan zaman dahulu. Apalagi kemarin kan juga warga sempat menemukan mortir sisa perang kemerdekaan, dan kalau ada sejarahnya nanti akan kami serahkan ke pemerintah karena pemerintah juga sedang bangun Museum," katanya.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Achmad Surya Wijaya menambahkan, pihaknya akan menerjunkan tim untuk meneliti benda-benda temuan warga yang diduga bersejarah itu.

"Kami akan mencoba berkoordinasi dengan Bidang Budaya," ucapnya.(RMI/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill