Connect With Us

Pemkab Tangerang Laporkan Perusak Portal Sungai Turi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Desember 2019 | 18:15

| Dibaca : 404

Kasubag Bantuan Hukum Pemkab Tangerang Abdullah Rijal bersama Sekretaris Kecamatan Pakuhaji Yandri Permana saat menunjukan surat berkas pelaporan perkara perusakan portal dan barier di Sungai Turi. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Peristiwa perusakan portal dan barier milik aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang berujung ke ranah hukum.

Pemkab Tangerang telah melaporkan perusak aset miliknya tersebut ke Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/12/2019). Berkas pelaporan pun sudah masuk ke bagian pelayanan SPKT dengan nomor TBL/B/1097/XII/2019/PMJ/Restro Tangerang Kota.

Kasubag Bantuan Hukum Pemkab Tangerang Abdullah Rijal mengatakan, pihaknya melaporkan terduga perusak aset milik Pemkab Tangerang tersebut dengan Pasal 170 Jo 406 KUHP dan Pasal 362 Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP tentang Pengrusakan Jo Pencurian.

"Pelaporan terkait perusakan aset daerah di Jalan Sungai Turi," jelasnya selepas melapor di Polres Metro Tangerang Kota.

Rijal menuturkan, foto-foto portal dan barier yang dirusak dijadikan sebagai barang bukti pelaporan. Ia menyebut, saat perusakan berlangsung terdapat spanduk Komunitas Wartawan Banten (Kowarban). Diduga oknum wartawan yang mengatasnamakan Kowarban tersebut mendampingi kelompok pelaku perusakan.

"Yang dilaporkan kita belum menunjuk pelakunya karena masih dalam penyelidikan. Kowarban memang fakta di lapangan ada spanduknya, tapi kita belum mengetahui maksud dan tujuannya," katanya.

Baca Juga :

 

Menurutnya, pelaporan ini sebagai bentuk perhatian terhadap aset Pemkab Tangerang. Rijal pun berharap, pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini. 

"Kita nanti lihat perkembangannya. Menunggu kepolisian," paparnya.

Sekretaris Kecamatan Pakuhaji Yandri Permana menambahkan, pihaknya heran bila aset milik Pemkab Tangerang ini dirusak oknum warga. Sebab, aspirasi warga yang menginginkan pelebaran jalan di Jalan Sungai Turi sudah dipenuhi.

"Kami heran. Sebenarnya portal sudah dilebarkan untuk memenuhi keinginan warga. Tapi tetap dirusak segelintir warga saja," pungkasnya.

Sebelumnya, portal dan barier milik aset Pemkab Tangerang di Jalan Sungai Turi dirusak sekelompok warga. Perusakan terjadi dua kali, pada 16 dan 27 November 2019.(RMI/HRU)

NASIONAL
VIDEO :  Buaya Raksasa Ditangkap Warga & Diangkut Buldoser

VIDEO : Buaya Raksasa Ditangkap Warga & Diangkut Buldoser

Senin, 10 Agustus 2020 | 14:30

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa seekor buaya raksasa berukuran 4,5 meter

BANDARA
Penumpang di Bandara Soetta Kepergok Pakai Surat Swab Tes Palsu

Penumpang di Bandara Soetta Kepergok Pakai Surat Swab Tes Palsu

Senin, 10 Agustus 2020 | 13:51

TANGERANGNEWS.com–Calon penumpang berinisial FM, 30, diamankan aparat

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

BISNIS
PT Softex Indonesia Produksi Popok Super Nyaman untuk Lansia

PT Softex Indonesia Produksi Popok Super Nyaman untuk Lansia

Minggu, 2 Agustus 2020 | 21:34

TANGERANGNEWS.com-PT Softex Indonesia memperkenalkan produk terbarunya, yakni popok sebagai solusi mengtasi gangguan kesehatan yang banyak dialami oleh lansia, yaitu inkontinensia urine (IU).

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi