Connect With Us

Pemkab Tangerang Laporkan Perusak Portal Sungai Turi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Desember 2019 | 18:15

| Dibaca : 456

Kasubag Bantuan Hukum Pemkab Tangerang Abdullah Rijal bersama Sekretaris Kecamatan Pakuhaji Yandri Permana saat menunjukan surat berkas pelaporan perkara perusakan portal dan barier di Sungai Turi. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Peristiwa perusakan portal dan barier milik aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang berujung ke ranah hukum.

Pemkab Tangerang telah melaporkan perusak aset miliknya tersebut ke Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/12/2019). Berkas pelaporan pun sudah masuk ke bagian pelayanan SPKT dengan nomor TBL/B/1097/XII/2019/PMJ/Restro Tangerang Kota.

Kasubag Bantuan Hukum Pemkab Tangerang Abdullah Rijal mengatakan, pihaknya melaporkan terduga perusak aset milik Pemkab Tangerang tersebut dengan Pasal 170 Jo 406 KUHP dan Pasal 362 Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP tentang Pengrusakan Jo Pencurian.

"Pelaporan terkait perusakan aset daerah di Jalan Sungai Turi," jelasnya selepas melapor di Polres Metro Tangerang Kota.

Rijal menuturkan, foto-foto portal dan barier yang dirusak dijadikan sebagai barang bukti pelaporan. Ia menyebut, saat perusakan berlangsung terdapat spanduk Komunitas Wartawan Banten (Kowarban). Diduga oknum wartawan yang mengatasnamakan Kowarban tersebut mendampingi kelompok pelaku perusakan.

"Yang dilaporkan kita belum menunjuk pelakunya karena masih dalam penyelidikan. Kowarban memang fakta di lapangan ada spanduknya, tapi kita belum mengetahui maksud dan tujuannya," katanya.

Baca Juga :

 

Menurutnya, pelaporan ini sebagai bentuk perhatian terhadap aset Pemkab Tangerang. Rijal pun berharap, pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini. 

"Kita nanti lihat perkembangannya. Menunggu kepolisian," paparnya.

Sekretaris Kecamatan Pakuhaji Yandri Permana menambahkan, pihaknya heran bila aset milik Pemkab Tangerang ini dirusak oknum warga. Sebab, aspirasi warga yang menginginkan pelebaran jalan di Jalan Sungai Turi sudah dipenuhi.

"Kami heran. Sebenarnya portal sudah dilebarkan untuk memenuhi keinginan warga. Tapi tetap dirusak segelintir warga saja," pungkasnya.

Sebelumnya, portal dan barier milik aset Pemkab Tangerang di Jalan Sungai Turi dirusak sekelompok warga. Perusakan terjadi dua kali, pada 16 dan 27 November 2019.(RMI/HRU)

OPINI
Tidak Boleh Mudik, Ini Cara Obati Kerinduan Dengan Sanak Saudara

Tidak Boleh Mudik, Ini Cara Obati Kerinduan Dengan Sanak Saudara

Jumat, 7 Mei 2021 | 11:30

Melewati lebaran di masa pandemi membuat masyarakat tidak bisa

AYO! TANGERANG CERDAS
Buka Kantor Baru, Traveloka Diharapkan Bantu Pulihkan Sektor Pariwisata saat Pandemi

Buka Kantor Baru, Traveloka Diharapkan Bantu Pulihkan Sektor Pariwisata saat Pandemi

Senin, 22 Maret 2021 | 10:39

TANGERANGNEWS.com-Traveloka yang telah membuka kantor pusat baru

TANGSEL
Pocong 'Gentayangan' di Tangerang Selatan, Tiga Keluarga di Setu Didatangi 

Pocong 'Gentayangan' di Tangerang Selatan, Tiga Keluarga di Setu Didatangi 

Senin, 17 Mei 2021 | 19:35

TANGERANGNEWS.com-Sesosok 'pocong' terbungkus kain kafan, terlihat gentayangan di wilayah Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/5/2021)

BANTEN
WOM Finance Bagikan Bingkisan Ramadan ke Janda & Dhuafa

WOM Finance Bagikan Bingkisan Ramadan ke Janda & Dhuafa

Minggu, 9 Mei 2021 | 15:07

TANGERANGNEWS.com-Ramadan di tengah pandemi COVID-19 untuk kali kedua tak melunturkan semangat berbagi dan peduli kepada sesama. Hal tersebut yang dilakukan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance)

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab