Connect With Us

Dirundung Kemiskinan, Keluarga di Teluknaga ini Tinggal Diantara Kandang Bebek

Maya Sahurina | Kamis, 5 Desember 2019 | 14:49

Keluarga pak Janim yang merupakan Warga RT 03/07, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang yang tinggal di sebelah kandang bebek. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kemiskinan membuat Janim dan keluarganya tak sanggup memiliki rumah layak huni. Warga RT 03/07, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang itu pun hidup memprihatinkan.

Selama puluhan tahun, Janim dan keluarganya menghuni rumah tidak layak huni. Ironisnya, ia tinggal bersebelahan dengan kandang bebek dengan kondisi rumah yang masih beralaskan tanah, berbilik bambu dan genting yang bocor.

Pria renta berusia 70 tahun ini, berharap ada pihak yang peduli dengan kemiskinan yang membelit kehidupannya.

"Ya, kalau ada yang mau membantu saya sangat senang sekali," kata Janim kepada awak media dikediamannya, Kamis (5/12/2019).

Janim mengaku, dia bersama keluarganya sudah puluhan tahun menempati gubuk peninggalan dari orang tuanya itu.

Janim yang sehari-hari hanya sebagai buruh tani, bertahan hidup dari belas kasih dan meminjam dari tetangga.

 

"Buat kebutuhan sehari-hari saya pinjem dari tetangga, bayarnya nanti kalau udah panen," kata Janim dengan mata yang berkaca-kaca.

Diusianya yang tidak lagi muda, Janim juga harus terus bekerja keras mencari nafkah untuk keluarga, karena kedua anaknya masih menganggur.

"Anak saya ada dua, yang satu sudah berumah tangga dan tinggal di tempat mertuanya, yang satu lagi masih tinggal bersama saya dan belum bekerja karena menderita sakit pertigo, sedangkan saya hanya kuli tani di sawah milik orang," ujarnya.

Ketua RT 03/07 Desa Kampung Melayu Barat, Obes mengungkapkan, Janim dan istrinya Atik, merupakan penduduk asli yang sudah tinggal sejak puluhan tahun silam.

Meski sudah mengetahui kondisi kesusahan Janim dan keluarganya, Obes juga mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk membantu, karena kurang mendapatkan sosialisasi mengenai penanganan warga miskin dari pemerintah setempat.

"Pak Janim asli penduduk sini, kondisi seperti ini sudah lama, cuma saya juga bingung mau lapor kesiapa, karena saya juga tidak tahu kemana dan bagaimana cara mengatasinya," kata Obes.

Ia juga berharap, ada pihak-pihak yang mau peduli dan membantu kesulitan warganya tersebut.

"Saya sangat berharap ada yang dapat membantu, karena saya sendiri tidak bisa membantu," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Teluknaga, Supriyadinata merespon cepat adanya informasi warganya yang tinggal di sebelah kandang bebek.

Dia bersama Sekertaris Kecamatan, dan Kepala Desa Kampung Melayu Barat, langsung mendatangi lokasi dan meninjau langsung keadaan Janim dan keluarga.

"Setelah kami mendapatkan informasi, kami langsung kesini (rumah Janim), dan kalau melihat kondisi pak Janim dan keluarga memang cukup memperihatinkan dan layak untuk dibantu," kata Camat saat meninjau kekediaman Janim, Kamis (5/12/2019).

Ia juga berjanji akan segera memperbaiki rumah Janim yang kondisinya sudah tidak layak huni.

"Kami akan memusyawarahkan bersama dengan Kepala Desa, agar secepatnya diberikan bantuan dan rumah pak Janim juga bisa diperbaiki agar lebih layak untuk dihuni," ujarnya.

Subur Maryono yang baru saja terpilih sebagai Kades Kampung Melayu Barat pada Pilkades 2019 kemarin, berjanji akan lebih memperhatikan kesejahtraan warga serta memberantas kemiskinan di Desa Kampung Melayu Barat.

"Insyaallah, kami akan langsung bekerja, fokus utama kami adalah kesejahtraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan, saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak, semoga semua bisa berjalan lancar," kata Subur.(MRI/RGI)

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

KOTA TANGERANG
Ini Identitas Pria yang Hendak Bunuh Diri di Reklame JPO Batuceper, Diduga Depresi Masalah Keluarga

Ini Identitas Pria yang Hendak Bunuh Diri di Reklame JPO Batuceper, Diduga Depresi Masalah Keluarga

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:08

Aksi percobaan bunuh diri seorang pria dari atas papan reklame Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan Daan Mogot, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, berhasil digagalkan.

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill