Connect With Us

Meski Diguyur Hujan, Karnaval HUT Tangerang Tetap Berlangsung

Maya Sahurina | Kamis, 26 Desember 2019 | 21:14

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta Wakil Bupati Mad Romli dan para kepala dinas dilingkup Pemkab Tangerang hujan - hujanan saat mengikuti karnaval HUT Kabupaten Tangerang ke-76, Kamis (26/12/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang di Tigaraksa tidak menyurutkan semangat perhelatan karnaval HUT Kabupaten Tangerang ke-76, Kamis (26/12/2019).

Karnaval tersebut diikuti oleh 29 kecamatan dan komunitas. Meski basah kuyup, peserta tetap berjalan mulai dari area gedung Sekretariat Daerah (gedung Bupati) kemudian mengelilingi area Puspemkab Tangerang.

BACA JUGA:

Tampak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta Wakil Bupati Mad Romli pun tak bergeming. Bahkan, ia dan para kepala dinas dilingkup Pemkab Tangerang pun turut basah kuyup.

Bupati dalam sambutannya kembali menyampaikan, HUT kabupaten Tangerang tahun 2019 ini adalah yang terakhir dihelat bulan Desember. 

"Ini terakhir HUT di bulan Desember, tahun depan dilaksanakan bulan Oktober," ujarnya.

Sementara, bagi Mad Romli, karnaval dengan diguyur hujan itu baginya hal yang luar biasa.

"Ini salah satu agenda luar biasa, ini sejarah baru, bukan sengaja , kita sama-sama hujan-hujanan," katanya.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01

Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill