Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi 3 DPR RI Rano Alfath meninjau pos pengamanan jelang perayaan tahun baru 2020 di wilayah hukum Polresta Tangerang, Senin (30/12/2019).
Didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Rano mendatangi pos pengamanan di rest area kilometer 43 jalan tol Tangerang menuju Jakarta.

Kepada anggota DPR RI asal Partai Kebangkitan Bangsa itu, Kapolres menjelaskan, pihaknya membuka 10 pos pengamanan dengan kekuatan personel sebanyak 400 orang.
"Kami punya 10 pospam dalam rangka pengamanan Jelang tahun baru," ujar Ade.
Pengamanan tersebut, kata Ade, untuk memastikan keamanan saat libur tahun baru, karena di jalur jalan tol itu, kepadatan lalu lintas akan meningkat.
Sementara Rano Alfath mengatakan, dengan adanya pos-pos pengamanan tersebut, masyarakat yang tetap beraktivitas ke luar rumah selama liburan tahun baru tetap merasa nyaman dan aman.

"Tadi saya meminta ke pak Kapolres pengamanan lebih ditingkatkan, karena banyak masyarakat yang turun ke jalan," katanya.
Rano mengimbau, malam pergantian tahun tidak dirayakan dengan aktivitas hura-hura dan foya-foya.
"Saya menyarankan untuk pergi ke masjid, pengajian ke masjid. Tidak kompoi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGPemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews