Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Banjir akibat luapan sungai Cisadane menjadi langganan earga desa Tanjung Burung di Kecamatan Teluknaga, dan desa Kohod di Kecamatan Pakuhaji.
Namun, banjir yang terjadi diawal tahun 2020 ini disebut Camat Teluknaga Supriyadinata yang terparah dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, kata dia, ada dua desa lainnya yang juga turut terendam.
"Biasanya kalau Cisadane meluap yang rutin terkena banjir desa Tanjung Burung. Tapi kali ini sampai menggenangi sebagian wilayah desa Teluknaga dan desa Bojong Renged. Seumur-umur ini yang Terparah," ujar Supri, Kamis (2/1/2020).
Dua desa itu, kata dia, biasanya tidak sampai tergenang banjir, meski hujan deras atau pun Cisadane meluap.
"Dua desa itu tidak biasanya kena (banjir). Seumur-umur sekarang kena. Berarti desa Tanjung Burung pun terdampaknya lebih luas, desa Pangkalan juga terdampak, kampung Melayu Barat. Ini yang saya sebutkan yang signifikan," tambahnya.
Supriyadiyatna mengatakan, warga yang terdampak banjir, saat ini masih banyak yang bertahan di rumahnya masing-masing, namun sebagian ada yang sudah mengungsi.
"Untuk Tanjung Burung sebagian besar masyarakat bertahan, karena secara psikologis mereka merasa banjir ini hal yang biasa terjadi. Tapi ada juga yang mengungsi di kantor desa dan di rumah-rumah sanak saudara," jelasnya.
Ia menyebut, jumlah korban di kecamatan Teluknaga mencapai ribuan orang. Mereka yang mengungsi pun, tercatat ribuan orang juga.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews