Connect With Us

Disdukcapil Cetak KTP Warga Korban Banjir di Lokasi Pengungsian Teluknaga

Maya Sahurina | Sabtu, 4 Januari 2020 | 19:54

| Dibaca : 839

Para warga korban banjir saat menunggu pelayanan e-KTP di Teluknaga. (TangerangNews/2019 / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga korban banjir di tempat pengungsian Airport City, Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, mendapatkan layanan cetak dokumen administrasi kependudukan (adminduk) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Sabtu (04/1/2020).

Dokumen yang langsung dicetak di lokasi tersebut adalah Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akte kelahiran.

Layanan tersebut dipantau langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Zudan Arif Pakhruloh.

Para warga korban banjir saat menunggu pelayanan e-KTP di Teluknaga.

Zudan yang tiba di lokasi pengungsian sekitar pukul 12.00 WIB disambut langsung oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin dan pihak Kecamatan Teluknaga.

Zudan mengatakan, kehadirannya untuk memantau langsung pelayanan pencetakan baru dokumen kependudukan warga yang hilang atau rusak akibat banjir.

"Saya hadir beserta jajaran untuk bertemu masyarakat dan memantau langsung Pemkab Tangerang dalam hal ini Dukcapil membuka layanan pencetakan baru Adminduk khusus bagi korban banjir secara langsung di lokasi tempat pengungsian korban banjir di Teluknaga," kata Zudan kepada awak media di lokasi.

Pemerintah berharap masyarakat tidak khawatir atas kerusakan atau kehilangan dokumen kependudukan akibat banjir. 

Kerusakan atau kehilangan dokumen kependudukan itu diimbaunya segera didata oleh RT/RW masing-masing tanpa perlu surat keterangan kehilangan dari Kepolisian.

Lanjutnya, layanan khusus ini guna menanggulangi masalah dokumen kependudukan yang rusak atau hilang karena bencana banjir di awal tahun 2020 ini.

Pihak Dirjen Dukcapil telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah yang terdampak bencana banjir untuk memberikan prioritas dengan  penambahan layanan yang dikoordinasikan dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Pada kesempatan tersebut Zudan juga menyerahkan secara simbolis KTP-el kepada warga kampung Kebon Nangka, Desa Teluknaga yang terkena banjir di tempat pengungsian. 

Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin mengatakan, pelayanan khusus bagi korban banjir di tempat pengungsian ini merupakan yang pertama kami dilakukan pascabanjir yang melanda 8 kecamatan di Kabupaten Tangerang pada awal tahun ini.

Sementara, untuk warga korban banjir di kecamatan lain yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak, kata dia, akan didata oleh pihak masing-masing kecamatan dan akan diproses seperti biasa di Dukcapil Kabupaten Tangerang.

"Pelayanan khusus hari ini di pengungsian yang di layani masyarakat Desa Teluknaga. Tadi yang mengajukan pemohonan sekitar 300 orang. Kami sudah mencetak KTP, KK dan akte kelahiran sekitar 40 orang," kata Syafrudin.(RMI/HRU)

TOKOH
Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Selasa, 6 Oktober 2020 | 10:55

TANGERANGNEWS.com-Kawasan transit oriented development (TOD) Intermoda

KAB. TANGERANG
Melintas di Jalan Pemda, Pemotor Dibegal & Dikalungi Celurit

Melintas di Jalan Pemda, Pemotor Dibegal & Dikalungi Celurit

Senin, 19 Oktober 2020 | 17:03

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemotor menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Pemda - Tigaraksa, tepatnya di sekitar jembatan kawasan industri Millenium, Minggu (18/10/2020) dini hari

TEKNO
Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Rabu, 30 September 2020 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi semakin penuh inovasi, seperti lampu LED (Light-Emitting Diode) yang telah dirancang untuk bereaksi terhadap gerak dan cahaya

BANDARA
Tukang Bubur Tertipu Orderan Fiktif, Motornya Raib di Bandara Soetta

Tukang Bubur Tertipu Orderan Fiktif, Motornya Raib di Bandara Soetta

Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:16

TANGERANGNEWS.com–Nasib malang dialami tukang bubur, Rasidi, 34. Warga Serang, Banten ini tertipu orderan fiktif, hingga motornya seharga Rp32 juta raib dibawa kabur pelaku. Kasus ini berhasil

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil