Connect With Us

Tiga Penyakit Ini Intai korban Banjir di Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Senin, 6 Januari 2020 | 12:17

Para pengungsi Korban Banjir di Solear. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang kini sudah mulai surut. Namun para korban terjangkit berbagai penyakit. 

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmidzi. Menurutnya, ada tiga jenis penyakit pasca banjir diderita para korban. 

"Penyakit terbanyak ISPA, selaib itu penyakit kulit, dan hipertensi, " ujar Tarmizi saat dikonfirmasi TangerangNews, Senin (6/1/2020). 

dr. Tarmizi menambahkan, data itu hasil dari pemeriksaan yang dilakukan di Posko banjir yang tersebar di beberapa lokasi di Kabupaten Tangerang. Terdapat banyak keluhan yang menderita ketiga penyakit tersebut.

Dia juga mengatakan, mayoritas diantara mereka adalah anak-anak dan lansia. Hal itu terjadi disebabkan karena oleh sistem daya tubuh yang menurun. 

“Mereka terserang ISPA karena daya tahan tubuh yang menurun. Sedangkan pengungsi yang terserang penyakit kulit karena terendam banjir yang kotor. Bagi mereka yang hipertensi karena memang sudah ada dasar mempunyai penyakit itu,” jelasnya. 

dr.  Tarmizi menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengecekan secara rutin kepada para penderita. Posko Kesehatan Dinkes sendiri masih tersebar di bebarapa titik kecamatan seperti Pagedangan, Kelapa Dua, Kresek, Kronjo, Pakuhaji, Solear, Cisoka dan Teluknaga. 

“Petugas masih terus memantau kondisi kesehatan para warga, baik yang masih berada di posko pengungsian, maupun rumah-rumah warga yang terdampak banjir,” pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill